Manado, Sulutnews.com – Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kemendikdasmen Perwakilan di Sulut Arianto Batara SP.M.Pd mengatakan, dalam tugas dan fungsinya pihaknya akan memprioritaskan sekitar lima program.
Hal tersebut dikatakan Kepala BGTK Sulut Arianto Batara kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Senin (15/9) lewat telepon. Arianto Batara dimintai keterangan setelah resmi dilantik oleh Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti di Jakarta Kamis (11/9) sebagai Kepala BGTK Perwakilan Sulut.
Sebelumnya Arianto Batara Sebagai Kepala Balai Guru Penggerak ( BGP) Sulut saat Kementrian periode. Saat ini nomenklatur baru Kemendikasmen yakni Dari BGP menjadi BGTK. Batara dilantik bersama Febe Langi sebagai Kepala Sub Bagian Umum BGTK Sulut . Mendikdasmen juga secara bersamaan melantik sekitar 58 Pejabat dilingkungan Kemendikdasmen
Menurut Arianto Batara lima program prioritas antara lain pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah ( BCKS).Pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kependidikan seperti tenaga Administrasi laboratorium dan Tenaga perpustakaan.
Kemudian kata Arianto ada program pelatihan guru Bimbingan konseling dan juga pelatihan matematika gembira atau numerasi PAUD dan SD serta kelima pelatihan pembelajaran mendalam kosong kecerdasan buatan. Semua program ini kita akan lakukan. Namun tentunya harus ada kerjasama semua pihak.” Jadi kita berkolaborasi bangun kualitas guru dan juga tenaga kependidikan untuk meningkatkan kualitas pendidkkan di Sulut” ujar Batara.
Menurut Arianto Batara dirinya sudah dilantik oleh Mendikdasmen. Kita bersyukur dan akan melaksanakan tugas dengan baik.
Pelantikan.

Foto : Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti Saat Pelantikan
Sebelumnya Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti Kamis 11 September 2025 melantik Arianto Batara dan Febe Lagi bersama 58 Pejabat Lainnya.
Dalam sambutannya Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Jabatan yang diemban adalah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya secara administrasi, tetapi juga secara moral, sosial, dan spiritual kepada masyarakat serta kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Selamat dan semoga momentum pelantikan ini menjadi tonggak baru untuk bekerja lebih baik, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan mewujudkan visi besar Kemendikdasmen
Menurutjyacbahwa perubahan nama dari Balai Guru Penggerak menjadi Balai Guru dan Tenaga Kependidikan yang telah dilakukan pada awal tahun 2025, sebagai upaya untuk menerjemahkan Astacita Presiden Prabowo dalam melaksanakan visi dan misi Kemendikdasmen. Presiden menegaskan pentingnya memberikan pelayanan kepada guru, tenaga kependidikan, administrator, dan pustakawan, karena termasuk bagian dari insan pendidikan yang berkontribusi penting dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Menurut Menteri Perubahan nama bukan hanya sekadar mengganti nama atau asal yang berbeda, tetapi salah satu upaya kita bersama-sama untuk memberikan layanan pendidikan sesuai dinamika yang terjadi dalam masyarakat. Mendikdasmen Minta kerja keras dan peka.(Fanny)





