Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Internasional · 12 Sep 2025 19:53 WITA ·

KJRI Davao Tingkatkan Layanan Kekonsuleran dan Pembinaan Masyarakat WNI di Mindanao


KJRI Davao Tingkatkan Layanan Kekonsuleran dan Pembinaan Masyarakat WNI di Mindanao Perbesar

Davao City, Sulutnews.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City terus memperkuat pelayanan dan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Filipina Selatan. Dipimpin langsung oleh Konsul Jenderal Agus Trenggono, KJRI menggelar rangkaian kegiatan pada 9–11 September 2025 di wilayah Laensasi, Glan, Norala, dan Isulan.

Kegiatan tersebut meliputi Sosialisasi Pemutakhiran Data WNI, Monitoring Pamong Kursus Pengetahuan Dasar Indonesia (KPDI), hingga Sosialisasi Sekolah Indonesia Davao (SID).

Konjen Agus menegaskan, pemutakhiran data menjadi kunci penting dalam memberikan perlindungan dan pelayanan optimal bagi WNI. “Data yang akurat akan memudahkan kami dalam menjangkau dan memastikan seluruh WNI mendapat hak layanan konsuler secara maksimal,” ujarnya.

Selain itu, KJRI juga melakukan evaluasi terhadap kinerja Pamong KPDI guna memastikan anak-anak Indonesia di Mindanao tetap mendapatkan pendidikan dasar yang layak meski berada jauh dari tanah air.

Tidak hanya menyosialisasikan, masyarakat pun memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi, mulai dari pengurusan dokumen kewarganegaraan, penambahan Pamong di daerah yang banyak anak WNI, hingga informasi terkait penerimaan siswa baru di Sekolah Indonesia Davao. Semua masukan diterima dengan baik untuk ditindaklanjuti sesuai aturan.

Menariknya, KJRI juga memperkenalkan buku ajar KPDI berjudul MAGANDA (Mari Gunakan Bahasa Indonesia), karya guru SID Yunia Tiara Riski, S.Pd., Gr. Buku ini menyajikan materi Bahasa Indonesia dengan cara yang kreatif, disesuaikan dengan karakter peserta didik, sekaligus memperkuat profil lulusan KPDI yang berdaya saing.

Turut hadir dalam kegiatan ini, jajaran pejabat KJRI Davao serta Wakil Kepala Sekolah Indonesia Davao. Kolaborasi tersebut semakin menegaskan komitmen KJRI untuk terus hadir dan dekat dengan masyarakat Indonesia.

Rangkaian kegiatan disambut hangat dan penuh antusiasme oleh komunitas WNI di Mindanao. Kehadiran KJRI Davao bukan hanya menghadirkan layanan konsuler, tetapi juga menjadi jembatan penguat solidaritas dan diplomasi pendidikan Indonesia di luar negeri.(KJRI Davao City/Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 998 kali

Baca Lainnya

Tujuh Ranperda Rote Ndao Di Ujung Palu DPRD! Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban Aturan Yang Di Buat Penguasa

23 Oktober 2026 - 18:40 WITA

Bapemperda DPRD Rote Ndao Bahas Tujuh Ranperda, Siap Ditetapkan pada Sidang IV DPRD Tahun 2026

23 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Nasib Mikael Manu Anggota DPRD Asal Partai Perindo Menunggu DPP Perindo, SP III Sudah Di Usulkan

23 Oktober 2026 - 07:13 WITA

Kamaruddin Simanjuntak Di Kenal Seantero Negeri Tak Banyak Yang Menyoroti Sosok Perempuan Berdarah Sabu-Rote NTT

23 Oktober 2026 - 06:46 WITA

Perkuat P4GN di Sekolah, 25 Guru di Rote Ndao Diajak Perangi Narkoba

22 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Angin Badai Yunus Panie Diusulkan PAW, Mikael Manu Terancam SP III DPP Partai Perindo Di TantangTegakan Aturan!

22 Oktober 2026 - 11:52 WITA

Trending di Internasional