Bitung, Sulutnews.com – Kalau biasanya polisi sibuk mengejar pelaku kejahatan, kali ini Polres Bitung justru “menangkap” harga beras yang kelewat tinggi.
Bersama Perum Bulog SulutGo dan Perumda Pasar, mereka menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang sukses membuat warga antre seperti sedang menunggu konser gratis.
Dua titik jadi “TKP” operasi ini, depan Kantor Lurah Girian Weru Dua dan Pasar Girian, Kelurahan Girian Weru Satu.
Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., yang memimpin langsung aksi ini membidik satu target, 300 sak beras SPHP per lokasi, masing-masing 5 kilogram, harga cuma Rp58.000.
Hasilnya? Tak sampai sore, 1,5 ton beras per lokasi habis diserbu. Total 150 pembeli di tiap titik sukses membawa pulang “barang bukti” berupa beras murah.
Antusiasme warga membludak, bahkan beberapa mengaku datang lebih awal demi mengamankan stok sebelum habis.
Kapolres Albert Zai menegaskan, ini bukan operasi sekali jalan.
“Gerakan Pangan Murah ini akan dilaksanakan secara rutin setiap hari dengan jadwal yang telah ditentukan.
Besok, Selasa, 12 Agustus 2025, kegiatan ini akan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Kantor Camat Ranowulu Kota Bitung dan Kantor Lurah Batuputih Bawah Kecamatan Ranowulu Kota Bitung” tambahnya. Senin(11/08/25)
Selain membantu masyarakat, program ini juga jadi “senjata” untuk menstabilkan harga pangan menjelang HUT RI ke-80.
Warga pun menyambut positif langkah ini, bahkan ada yang bercanda ingin Polres Bitung sekalian jual minyak goreng dan gula biar paket lengkap.
Kegiatan berakhir pukul 13.35 WITA tanpa hambatan. Tidak ada keributan, kecuali perebutan antrean yang cepat diredam.
Yang jelas, “operasi” ini sukses membuat warga pulang dengan kantong berisi beras dan hati yang agak lebih lega.
(Tzr)





