Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 17 Jul 2025 15:34 WITA ·

Diduga Tipu Ratusan Juta Berkedok Investasi Bodong, TD Bakal Dipolisikan


Diduga Tipu Ratusan Juta Berkedok Investasi Bodong, TD Bakal Dipolisikan Perbesar

KOTAMOBAGU – Seorang perempuan berinisial TD (29) asal Kotamobagu Barat, diduga melakukan penipuan dana ratusan juta rupiah kepada puluhan orang dengan berkedok Investasi dan arisan bodong.

Menurut keterangan salah satu korban, modus TD bermula sejak tahun 2023, dengan melakukan kredit barang-barang branded berupa Tas, sepatu, Handphone, perabotan dan lain-lain yang dijajakan di Facebook. Kemudian dilanjutkan dengan Investasi tanam modal dan Arisan Bodong.

Pun tidak sedikit yang tergiur dengan modus ini dan bernasib yang sama. Kurang lebih ada 79 nasabah yang menanam modal kepada TD. Bervariasi, ada yang tiga juta, lima juta, hingga lima puluh juta rupiah. Ditaksir kurang lebih Rp 300 juta lebih yang disetor kepada TD.

Para korban investasi, di janjikan mendapat keuntungan bunga tinggi dengan cara bagi hasil. “Jadi uang yang kami inves akan di “putar” oleh TD dengan cara dibelikan barang-barang lalu dijual kembali dengan cara di kredit kepada konsumen, kemudian keuntunganya dibagi,” ujar salah satu nasabah yang enggan namanya disebut.

“Contohnya yang menanam Investasi Rp 50 juta dijanjikan akan menjadi Rp 75 juta dalam kurun waktu empat bulan dengan cara dicicil setiap bulanya sebanyak Rp 18.750.000 namun baru diawal sudah ada kejanggalan, karena ia hanya menyetor Rp 9 juta dibulan pertama,” ungkap sumber, Selasa 15 Juli 2025.

Nasabah yang lain juga mendapati hal yang sama, seperti salah satu Nasabah yang melakukan kredit Handphone juga mendapat tipuan. ia sudah menyetor RP 4 juta kepada TD dan Handphone tidak ada.

Para Korban hanya dapat bualan- bualan kosong oleh TD, hingga saat ini tidak ada kejelasan. iapun sulit dihubungi, seperti sembunyi-sembunyi dan sengaja menghindar.

Yang lebih parah lagi, ternyata TD berhutang kepada pemilik barang-barang yang selama ini kerjasama dengannya, kurang lebih RP 300 juta. Jadi TD diduga telah melakukan penipuan uang berkisar hampir RP 1 Miliar.

Nasabah berencana melaporkan TD ke polisi dengan dugaan telah melakukan penipuan. Namun keluarga TD meminta para nasabah tidak melapor ke polisi karena mereka memiliki itikad baik untuk mengembalikan uang para nasabah.

Media ini kesulitan melakukan konfirmasi kepada TD, nomor kontaknya juga tidak. Tetapi kata Nasabah, ia telah mengakui kesalahannya dan berjanji akan mengembalikan semua uang Nasabah tanpa terkecuali. Tetapi meminta waktu kepada Nasabah.

“Namun telah berbulan bulan lamanya kami menunggu tetapi belum ada kejelasan kapan uang kami dikembalikan, kesabaran kami hampir habis, dan tentu kami sangat memerlukan uang untuk keperluan sehari-hari. Bahkan salah satu dari kami ada yang mau lahiran tentunya sangat memerlukan uang.” Tutur Nasabah.

“Kami telah beberapa kali mendatangi kediaman TD, namun seperti biasa, hanya ada Ayah kandungnya. Seperti beberapa waktu kemarin, kami berkisar 10 orang kembali mendatangi kediaman TD di Kelurahan Molinow. Dengan ijin pak lurah dan disaksikan oleh ibuk RT bahwa Ayah kandung TD siap mengembalikan uang kami. Dengan menjual beberapa aset seperti rumah mobil dan tanah milik mereka, tetapi hinggah saat ini belum ada, kejelasan,”

“Kesabaran kami kami hampir habis, jika dalam waktu dekat ini uang kami belum dikembalikan maka kami tak segan melapor ke polisi meminta agar TD mempertanggung jawabkan perbuatannya dan segera dipenjarakan” tegasnya.***

Artikel ini telah dibaca 5,879 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinas Pendidikan Kotamobagu dan Sejumlah Kepsek SMP Negeri Lakukan Studi Tiru di SMP Negeri 1 Manado

23 Juli 2026 - 23:02 WITA

Asisten Satu Pemkot Sampaikan Amanat Penuh dalam Bahasa Mongondow

23 Juli 2026 - 21:26 WITA

HUT ke 18, Angelia Wenas Ajak Masyarakat Bangun Kebersamaan Untuk Boltim Yang Lebih Baik

23 Juli 2026 - 21:25 WITA

Pertamina Regional Sulawesi Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU di Enam Provinsi

22 Juli 2026 - 18:06 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Trending di Advetorial