Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 25 Jun 2025 11:02 WITA ·

Bermasalah!! Mega Proyek Talud Pemecah Ombak Pantai Lopana dan Talud Penahan Air Sungai Ranoyapo Berlabuh di DPRD Sulut


Bermasalah!! Mega Proyek Talud Pemecah Ombak Pantai Lopana dan Talud Penahan Air Sungai Ranoyapo Berlabuh di DPRD Sulut Perbesar

Foto : Ketua Komisi III Berty Kapojos bersama Sekertaris Nick Adicipta Lombane saat memimpin RDP Soal Talud Ranoyapo dan Lopana

MANADO, Sulutnews.com – Komisi III DPRD Sulut menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Balai Sungai Wilayah I Sulawesi dan perwakilan masyarakat Minahasa Selatan juga Anggota DPRD Minsel Jerry Pangkey, terkait proyek pembangunan tanggul penahan abrasi gelombang air laut di Desa Lopana dan pembangunan tanggul penahan air sungai di Desa Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Pada RDP yang dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos didampingi Sekertaris Komisi Nick Adicipta Lombane bersama Anggota Komisi Amir Liputo, Tonny Supit, Haslina Rotinsulu, Kapt. Ramly Kandoly, Roy Roring, Roger Mamaesah dan Ronald Sampel tersebut, membahas terkait kendala pembebasan lahan yang dikeluhkan masyarakat sekitar proyek.

“Kami DPRD berada diposisi tengah untuk memfasilitasi kepentingan semua. Proyek pembangunan tanggul Air Laut dan Air Sungai di Lopana dan Ranoyapo sangat dibutuhkan tetapi juga hendaknya jangan mengabaikan hak dari masyarakat untuk itu kita mencari solusi terbaik agar semua dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan,” ungkap Berty pada RDP yang di gelar di ruang rapat komisi III Lti.2 Kantor DPRD Sulut Selasa ( 23/6/2025) siang.

Sementara itu personil Komisi III Royke Roring pada kesempatan tersebut menyampaikan usulan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi, pihak Balai Sungai untuk jangan melakukan pergantian direksi karena akan berdampak pada rencana pekerjaan yang sudah ditetapkan.”Namanya bangunan air kita perlu desain yang baik agar tidak roboh. Jadi langkah mengawal ke komisi 5 DPR RI dan di Kementrian PU agar proyek ini tidak ditarik, akibat persoalan pembebasan lahan, perlu dilakukan,” kata Politisi PDIP dapil Kota Manado.

Dikesempatan yang sama juga Kepala Seksi KSI Balai Sungai Wilayah I Sulawesi Silvana Pangouw menjelaskan proyek pembangunan talud penahan Air Laut dan Air Sungai sangat strategis dan ini manfaatnya sangat besar terutama bagi masyarakat disekitar sehingga usulan mengawal hingga ke pemerintah pusat perlu dilakukan.” Prinsipnya kami di Daerah hanya pelaksana kegiatan, terkait realisasi proses ganti rugi sedang dan sementara dilakukan dan berharap terjadi kata sepakat dengan para pemilik lahan,” ungkap Silvana.

Ditempat yang sama Anggota DPRD kabupaten Minahasa Selatan Jerry Pangkey mewakili masyarakat mengatakan  tidak menolak pembangunan tetapi hendaknya proyek yang akan dikerjakan tidak sampai menghilangkan lahan warga yang menjadi sumber penghidupan mereka.”Warga sekitar proyek tidak menolak pembangunan tetapi mereka meminta agar pembangunan yang dikerjakan tidak sampai menghilangkan lahan milik mereka yang selama ini menjadi sumber didalam mereka menghidupi keluarga mereka,” ungkap Jerry menjelaskan persoalan yang menjadi penghambat pelaksanaan pekerjaan.

Guna mencari solusi terhadap kendala proyek pembangunan talud penahan air sungai di Desa Ranoyapo dan Pembangunan talud pemecah ombak di Desa Lopana kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan tersebut, Komisi III DPRD Sulut bersama Balai Sungai Wilayah Sulawesi Satu akan turun ke lapangan guna mengecek langsung posisi proyek yang dianggap bermasalah. (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,064 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bursa Calon Ketua PWI Sulut Periode 2026- 2031 Sudah Dua Yang Mendaftar John Paransi, Raymond Wowor Untuk DK Baru Satu Calon Vouke Lontaan

16 Maret 2026 - 10:16 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Bakti Wanita Advent Jemaat Yerusalem Malendeng Berbagi Takjil bagi Warga Sekitar

15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Trending di Manado