Manado, Sulutnews.com – Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE, Rabu (9/4) pagi dihalaman Kantor Gubernur Jln 17 Agustus Manado melakukan Apel perdana pasca Libur Idul Fitry.
Apel perdana dihadiri Pejabat Pemda Sulut dan Eselon II, Aparat Sipil Negara ( ASN ) dan Tenaga Harian Lepas ( THL), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( P3K) serta aparat lainnya.
Dalam sambutannya Gubernur Yulius Selvanus menyatakan komitmennya untuk mendorong percepatan pembangunan diberbagai sektor didaerah. Dan etos kerja keras ASN dan THL serta disiplin kerja dilingkungan Pemda Sukut. Ini harus menjadi perhatian.

Foto -Pejabat Eselon II Saat Apel Perdana
Bahkan Pemda Sulut akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi ( PE) daerah kedepan sejalan dengan visi besar Presiden RI Prabowo Subianto yang menargetkan PE secara Nasional mencapai angka 8 persen. “Kita harus kerja keras untuk mencapai itu dan karena kita menunjang pemerintah pusat” ucapnya.
Menurut Gubernur untuk meningkatkan PE seiring keinginan Bapak Presiden Prabowo Subiyanto mencapai hingga 8 persen, maka kita di Sulut harus turut serta mengejar target tersebut. Kita perlu kolabarosi kerjasama secara baik untuk bisa mencapai target itu.
Gubernur mengatakan ada sejumlah faktor strategis harus dioptimalkan guna mencapai target tersebut. Di antaranya, pemanfaatan maksimal sumber daya alam (SDA), peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan kebijakan pembangunan daerah, termasuk percepatan realisasi belanja pemerintah sebagaimana tertuang dalam APBD 2025.
“Ini yang perlu menjadi pedoman kita. Semua faktor tersebut harus kita sinergikan dalam setiap program kerja ke depan agar target PE bisa capai” ucap Gubernur.
Sektor Pariwisata
Dalam bagian lain Gubernur juga menyoroti pentingnya sektor pariwisata dan investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Sulut. Ia menyebut, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara serta masuknya investor baru akan berdampak positif terhadap geliat ekonomi lokal kedepan. Untuk mencapai keberhasilan ini, lanjut Gubernur, sangat bergantung pada kinerja seluruh aparatur pemerintah daerah.
“Jadi Gubernur minta kita semua ASN, THL dan P3K, untuk bekerja lebih keras, lebih disiplin, dan lebih profesional. Saat ini posisi pertumbuhan ekonomi kita masih berada di angka 4,6 persen. Kita harus mampu meningkatkan angka ini secara signifikan kedepan.
Transparan
Terkait angaran Gubernur Yulius menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel. Ia menegaskan agar belanja pemerintah yang tertuang dalam APBD 2025 direalisasikan secara maksimal, tidak hanya dari sisi fisik namun juga tertib administrasi.
Dana yang kita kelola Gubernur minta harus dipertanggungjawabkan secara benar dan bijak. Saya tidak ingin ada kelalaian, apalagi penyelewengan. Semua harus berjalan sesuai aturan demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulut,” ujarnya
Gubernur menambahkan dengan semangat kolaborasi dan kerja keras, kita semua maka Gubernur Yulius optimistis Sulut mampu berkontribusi dalam pencapaian target ekonomi nasional yang ambisius tersebut.
Sementara itu dari catatan Sukutnews.com investasi di Sulut terus meningkat termasuk kunjungan wisatawan luar negeri karena ada jalur penerbangan asing masuk ke Sulut.(Fanny)







