Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 20 Mei 2026 14:01 WITA ·

PWI Minsel Sukses Gelar FGD dihadiri oleh Bupati Bersama Forkopimda


PWI Minsel Sukses Gelar FGD dihadiri oleh Bupati Bersama Forkopimda Perbesar

PWI Minsel Sukses Gelar FGD dihadiri oleh Bupati Bersama Forkopimda

 

Minsel, Sulutnews.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sukses menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di Pendopo rumah dinas bupati Minsel, pada Selasa (19/5/2026).

 

Dalam kegiatan diskusi yang dihadiri oleh bupati Franky Donny Wongkar SH, Kejari Alberto R Santoso SH. MH, Kapolres AKBP David Bebega S.I.K M.H, Kepala Pengadilan Amurang Junita Beatrix Ma,i SH. MH, Kepala BPN Minsel, Mercis Chreles Loho/Direktur/Anti Hoax PWI Pusat, Ketua PWI Sulut Chitiya Boyoh, Sekda Glady Kawatu, bersama Forkopimda.

 

 

Tujuan Focus Group Discussion (FGD) ini dalam rangka penguatan kapasitas wartawan, dengan Mengusung tema “Mewujudkan Pers Sehat, Profesional, dan Beretika di Kabupaten Minahasa Selatan untuk Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan”.

 

Dalam sambutannya, Ketua PWI Sulut Shintia Boyo menegaskan bahwa pers memiliki posisi strategis sebagai pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Sebagai pilar keempat NKRI, pers siap mengawal setiap kebijakan pemerintah. Kami adalah mitra kerja strategis yang bergerak demi kemajuan daerah,” ujar Shintia.

 

Sementara itu, Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar, SH menyatakan dukungannya terhadap keberadaan pers yang sehat dan berimbang.

Pemerintah Kabupaten Minsel mengaku tidak alergi terhadap kritik, sepanjang hal tersebut demi pembangunan daerah.

 

 

“Kami menyadari bahwa kritikan yang diberitakan oleh pers merupakan hal yang wajar dan pantas. Itu menjadi bahan evaluasi agar pemerintah bisa melihat ke depan demi pembangunan Kabupaten Minahasa Selatan yang berkelanjutan,” Ucap Bupati Minsel.

 

Senada dengan Bupati, Kapolres Minsel AKBP David C. Babega, SIK, MH memberikan analogi menarik mengenai peran kritik dari media.

“Kami bukan anti kritik, justru kami perlu dikritik. Karena kritik itu adalah obat yang mujarab dalam proses hukum demi mengoreksi lembaga pemerintah,” ujar Kapolres Minsel.

 

Namun, Kapolres pun mengimbau wartawan di Minsel untuk selalu menyajikan berita yang akurat.

 

Dukungan terhadap profesionalisme pers juga datang dari sektor penegakan hukum lainnya, yakni Kajari Minsel, Albertus R. Santoso, SH, MH.

Ia menyebut bahwa pers bukan sekadar industri media, melainkan mata dan telinga masyarakat.

 

“Kami berharap pers menjadi jembatan strategis antara Aparat Penegak Hukum (APH) dan masyarakat dalam mengawal berbagai perkara,” ungkapnya.

 

Dikesempatan yang sama, Ketua Pengadilan Negeri Amurang, Junita Beatrix Ma’i, SH, MH mengingatkan akan pentingnya menjaga muruah profesi melalui kode etik.

 

“Mengingat kode etik tidak pernah berubah, marilah kita bersama-sama memberikan berita yang akurat dan terpercaya. Tanpa pers, kami juga bukan apa-apa,” tandasnya.

 

Setelah penyampaian materi dan pokok pikiran dari para petinggi daerah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu langsung oleh Penasehat PWI Minsel, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PWI Sulut, Douglas Panit.

 

Ia melihat, melalui FGD ini, diharapkan sinergitas antara pers, pemerintah, dan Forkopimda Minsel semakin solid demi terciptanya ruang publik yang sehat dan bebas dari hoaks.

 

Dalam kesempatan membawakan materi Wakil Direktur I Satgas Anti Hoax PWI Pusat, Mercys Loho, mengatakan bahwa anggota PWI Minsel harus menjadi pilar/mitra dari Pemerintah dan Forkopimda Minsel.

“PWI supaya sehat, profesional dan beretika, kita jangan mengambil sumber-sumber pemberitaan di medsos yang belum tentu kebenarannya untuk kita jadikan berita,” ucap dia.

 

“Kita harus kembali menerapkan 5W1H, karena kita harus membuat berita yang memegang teguh produk jurnalistik,” katanya

 

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekdakab Minsel Gladie Kawatu, M.Si, Ketua Lapas Kelas III Amurang, Ketua BPS Minsel serta Kepala BPS Minsel. (Marseljo)

Artikel ini telah dibaca 1,223 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bangunan RS Pendidikan Unsrat Puluhan Tahun Mangkrak, Prof Jamaludin Jompa : Akan Saya Perjuangkan Hingga Terealisasi

17 Agustus 2026 - 23:07 WITA

Gereja Advent Yerusalem Malendeng Manado Berduka Cita Atas Meninggalnya Tante Bibin

17 Agustus 2026 - 23:01 WITA

Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Sebgai Irup Peringatan Detik Detik Proklamasi Ke-81 RI di Sulawesi Utara

17 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Plt Rektor Unsrat: Pilrek Sebaiknya Berjalan Cepat, Namun Tetap Mengikuti Regulasi Kemendiktisaintek

17 Agustus 2026 - 13:46 WITA

Sekitar 29.000 Mahasiswa Yang Kuliah di Unsrat Manado Saat Ini, PKKMB 5.018 Mahasiswa Baru Ditutup Tanpa Kekerasan 

15 Agustus 2026 - 23:38 WITA

Pesta Pembangunan HKBP Solagratia Manado Sukses Digelar, Hadirkan Trio Arghana dalam Konser “Senandung Batak di Kota Manado”

15 Agustus 2026 - 20:52 WITA

Trending di Manado