Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 17 Feb 2023 05:06 WITA ·

BPN Monitoring SPHP Beras Kotamobagu


BPN Monitoring SPHP Beras Kotamobagu Perbesar

SN.COM,KOTAMOBAGU– Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan monitoring Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) Beras di Pasar 23 Maret Gogagoman dan Gudang Bulog Kotamobagu, Jumat (17/2/2023).

Dalam kunjungan itu, Bapanas didampingi Tim Kemendag RI, Disdagkop-UKM kotamobagu dan tim dari Bulog.

Perwakilan Bapanas, Leni Pangaribuan mengatakan tujuan kunjungan kali ini untuk memastikan SPHP beras yang dijual apakah sudah sesuai prosedur serta harga yang sudah di tetapkan.

“Harga yang ditetapkan ini, sesuai permendag nomor 57 tahun 2017 yang berisi tentang beras, itu terbagi 3 zonasi dan Sulawesi Utara masuk zona satu jadi HET beras medium itu masuk harga sebesar 9.450 ribu, jadi beras Bulog ini jika dijual lebih dari 9.450 ribu tentunya menyalahi aturan,” kata Leni Pangaribuan

Menurutnya, penyaluran beras ini untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga beras, kami sejak pagi mengecek di Pasar 23 Maret selanjutnya menuju bulog sesuai monitor kami masih aman terkendali.

“Setelah mengunjungi bulog, ketersedian beras pun aman sudah ada sesuai pengecekan dari kami, dan gudang secepatnya harus dilakukan buffing demi stabilisasi serta di komper jumlah kebutuhan berapa, serta sudah 150 ton dan pekan depan akan masuk 300 ton cukup aman sampai Ramadhan hingga lebaran tahun 2023 sesuai konfirmasi dengan pihak Bulog,” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kotamobagu, Syamsul Hidayat Lasena, mengatakan tim terpadu pusat didampingi OPD Pemkot Kotamobagu mengunjungi beberapa titik pemantauan.

“Pemantauan dilakukan di Pasar 23 Maret, gudang Bulog cabang Bolmong serta gilingan padi di Desa Kobo Kecil. Hasilnya semua berjalan baik, karena stok di tingkat pengecer atau kios di Pasar 23 Maret tetap tersedia, demikian juga di gudang Bulog Mogolaing untuk tempat, adapun stok beras meningkat 100 persen pada saat panen raya tiba,” katanya(*)

Artikel ini telah dibaca 440 kali

Baca Lainnya

GEMPARKAN DUNIA SEJARAH! ARTEFAK CAP DAN TANDA TANGAN ASLI KERAJAAN BOLAANG MONGONDOW BERHASIL DITEMUKAN!

3 Agustus 2026 - 15:22 WITA

TCL Menuju Semifinal Pertemukan Musuh ‘Bobuyutan’ Persin Sinindian Vs Bintang Mudah Matali

29 Juli 2026 - 21:30 WITA

Pemkot Ikuti Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025.

28 Juli 2026 - 21:53 WITA

Dinas Pendidikan Kotamobagu dan Sejumlah Kepsek SMP Negeri Lakukan Studi Tiru di SMP Negeri 1 Manado

23 Juli 2026 - 23:02 WITA

Asisten Satu Pemkot Sampaikan Amanat Penuh dalam Bahasa Mongondow

23 Juli 2026 - 21:26 WITA

Wali Kota Kotamobagu Tegaskan Disiplin Aparatur Sangadi Dan Lurah

14 Juli 2026 - 19:49 WITA

Trending di Kotamobagu