Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Sangihe · 8 Jan 2025 12:38 WITA ·

Miris Beginilah Perjuangan Warga Kahakitang Menuju Puskesmas


Miris Beginilah Perjuangan Warga Kahakitang Menuju Puskesmas Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Pemandangan memprihatinkan saat masyarakat di Pulau Kahakitang Kecamatan Tatoareng menuju ke Puskesmas.

 

Ada yang di gendong, di bawah menggunakan perahu, di bonceng di motor bahkan ada yang di tandu. Hal ini terjadi karena infrastruktur jalan di pulau ini masih belum memadai, jalanan rusak bahkan masih ada jalan yang belum tersentuh aspal.

Bertahun-tahun kecamatan ini dibiarkan tampa ada sentuhan pembangunan infrastruktur jalan, tak hanya itu para pejabat sampai anggota DPRD padahal perna ke pulau ini, namun mereka diam seribu bahasa.

Akhirnya kondisi tersebut memaksa masyarakat yang mendiami pulau yang juga ibukota kecamatan itu, harus berjibaku dengan keadaan.

Hari ini, salah satu warga di kampung Taleko Batusaiki, Orin Mangindua, dengan terpaksa di gendong menuju pantai selanjutnya menggunakan perahu menuju ke Puskesmas di kampung Kahakitang sebagai Ibukota kecamatan. Mengapa harus menggunakan perahu, dikarenakan jalan yang tidak memungkinkan untuk membawa orang sakit ke puskesmas.

Tiba di pantai Kahakitang, warga pun harus menggotong pasien menuju puskesmas. Mirisnya lagi di puskesmas Kahakitang tidak ada dokter hanya ada para perawat.

Lucunya pemerintah Daerah mengadakan mobil ambulance untuk puskesmas Kahakitang, namun ambulance tersebut yang gunakan malahan puskesmas Dagho kecamatan Tamako.

Kalaupun ada mobil ambulance di tempatkan di pulau Kahakitang sudah pasti mobil itu dalam hitungan bulan langsung rusak karena kondisi jalan yang rusak, juga mobil ambulance itu tidak maksimal memberikan pelayanan bagi masyarakat karena tidak semua wilayah di pulau Kahakitang memiliki akses jalan.

Inilah realita hidup di pulau Kahakitang atau di kecamatan Tatoareng, harus menyesuaikan dengan segala keterbatasan demi bisa bertahan hidup. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,345 kali

Baca Lainnya

Misi Kemanusiaan KKNUI Jangkau Perbatasan Indonesia–Filipina, Bawa Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa

22 Juni 2026 - 22:26 WITA

Pemkab Sangihe Gandeng UNIMA, Perkuat SDM dan Dorong Pembangunan Daerah Perbatasan

22 Juni 2026 - 20:01 WITA

Manossoh Kagum Lihat Potensi Besar Perbatasan Indonesia-Filipina

22 Juni 2026 - 19:14 WITA

Dukung Transparansi Keuangan Kampung, Kominfo Sangihe Gandeng PMDD dan Bank SulutGo Bangun Sistem Berbasis Cloud

18 Juni 2026 - 13:04 WITA

Camat dan Tiga Kapitalaung di Perbatasan Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati dan Forkopimda

17 Juni 2026 - 16:49 WITA

Djrang Resmi Duduki Kursi Kadis Dukcapil Sangihe

15 Juni 2026 - 22:32 WITA

Trending di Advetorial