Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 21 Des 2024 20:33 WITA ·

Makna Natal dalam Perayaan Sambut Natal Bersama di Kodim 1310/Bitung


Makna Natal dalam Perayaan Sambut Natal Bersama di Kodim 1310/Bitung Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Perayaan sambut Natal yang dirangkaikan dengan syukuran HUT ke-30 Kodim 1310/Bitung pada Sabtu, (21/12/24), berlangsung dengan khidmat di Aula Makodim 1310/Bitung.

Ibadah perayaan ini dipimpin oleh Penatua Serma Wil Hontong, dan dihadiri oleh seluruh personil TNI AD Kodim 1310/Bitung.

Dalam ibadah tersebut, Penatua Serma Wil Hontong mengawali dengan mengingatkan makna Natal yang sangat penting sebagai peristiwa datangnya Tuhan ke dunia.

“Tuhan yang menyelamatkan dan menggembirakan, karena itulah mari kita memaknai terang Tuhan,” ujarnya.

Sebagai simbol kemenangan terang atas kegelapan, Pendeta Kapten Inf Markus Tilaar, STh, memimpin pemasangan lilin Natal.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan Firman Tuhan dari Kitab Mikha 5:1, yang mengungkapkan nubuat kelahiran Tuhan Yesus di Betlehem, yang meskipun kecil, dipilih Tuhan sebagai tempat kelahiran-Nya.

” Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.”

Melalui ayat ini dikatakan bahwa Tuhan memilih Betlehem karena melalui tempat yang sederhana ini, Allah menunjukkan bahwa Ia sanggup mengubah sesuatu yang tampak kecil menjadi berarti besar bagi umat manusia.

Makna Natal, menurut Pendeta Markus, adalah bahwa Tuhan sudah ada sejak dahulu kala dan Ia datang dengan cara-Nya sendiri,

Menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya hadir dalam kejayaan, tetapi juga dalam kesederhanaan.

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, Pendeta Markus mengingatkan untuk mengubah hidup kita agar senantiasa disertai oleh Tuhan, dan bahwa dalam setiap langkah kita,

” Tuhan ingin agar kita hidup dalam ketaatan dan kesetiaan kepada-Nya.” Imbuhnya.

Sebagai penutup, Penatua Serma Wil Hontong mengajak semua yang hadir untuk merenungkan bahwa kasih Tuhan selalu menyertai hidup kita,

” apapun yang menjadi kerinduan, selama kita mengikuti rencana dan tuntunan-Nya.”

Dalam doa penutup, Hontong memohon agar hati kita senantiasa penuh dengan ketaatan dan kesetiaan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam tugas-tugas di Kodim 1310/Bitung dan Korem 131 Santiago.

Perayaan ini tidak hanya menjadi momen spiritual bagi prajurit dan keluarga besar Kodim 1310/Bitung, tetapi juga mengingatkan kita semua tentang pentingnya makna kedatangan Tuhan sebagai terang yang menyinari kehidupan umat manusia, memberikan harapan, dan mendorong perubahan menuju hidup yang lebih baik.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,228 kali

Baca Lainnya

Imigrasi Bitung dan Lapas Bitung Bagikan Takjil kepada Masyarakat di Bulan Ramadhan

6 Maret 2026 - 22:08 WITA

Safari Ramadhan Imigrasi Bitung: Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

6 Maret 2026 - 21:52 WITA

PKRI Kota Bitung Berbagi Takjil di Pusat Kota

6 Maret 2026 - 20:18 WITA

Reklamasi dan Aktivitas Jeti di Perairan Morowali Tidak Miliki PKKPRL

5 Maret 2026 - 19:18 WITA

PELNI Bitung Siap Layani Lonjakan Penumpang Selama Mudik Lebaran

5 Maret 2026 - 18:41 WITA

KH Abdul Rahman Kaluku Serukan Pembaruan Iman

5 Maret 2026 - 00:07 WITA

Trending di Bitung