Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 21 Des 2024 20:33 WITA ·

Makna Natal dalam Perayaan Sambut Natal Bersama di Kodim 1310/Bitung


Makna Natal dalam Perayaan Sambut Natal Bersama di Kodim 1310/Bitung Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Perayaan sambut Natal yang dirangkaikan dengan syukuran HUT ke-30 Kodim 1310/Bitung pada Sabtu, (21/12/24), berlangsung dengan khidmat di Aula Makodim 1310/Bitung.

Ibadah perayaan ini dipimpin oleh Penatua Serma Wil Hontong, dan dihadiri oleh seluruh personil TNI AD Kodim 1310/Bitung.

Dalam ibadah tersebut, Penatua Serma Wil Hontong mengawali dengan mengingatkan makna Natal yang sangat penting sebagai peristiwa datangnya Tuhan ke dunia.

“Tuhan yang menyelamatkan dan menggembirakan, karena itulah mari kita memaknai terang Tuhan,” ujarnya.

Sebagai simbol kemenangan terang atas kegelapan, Pendeta Kapten Inf Markus Tilaar, STh, memimpin pemasangan lilin Natal.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan Firman Tuhan dari Kitab Mikha 5:1, yang mengungkapkan nubuat kelahiran Tuhan Yesus di Betlehem, yang meskipun kecil, dipilih Tuhan sebagai tempat kelahiran-Nya.

” Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.”

Melalui ayat ini dikatakan bahwa Tuhan memilih Betlehem karena melalui tempat yang sederhana ini, Allah menunjukkan bahwa Ia sanggup mengubah sesuatu yang tampak kecil menjadi berarti besar bagi umat manusia.

Makna Natal, menurut Pendeta Markus, adalah bahwa Tuhan sudah ada sejak dahulu kala dan Ia datang dengan cara-Nya sendiri,

Menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya hadir dalam kejayaan, tetapi juga dalam kesederhanaan.

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, Pendeta Markus mengingatkan untuk mengubah hidup kita agar senantiasa disertai oleh Tuhan, dan bahwa dalam setiap langkah kita,

” Tuhan ingin agar kita hidup dalam ketaatan dan kesetiaan kepada-Nya.” Imbuhnya.

Sebagai penutup, Penatua Serma Wil Hontong mengajak semua yang hadir untuk merenungkan bahwa kasih Tuhan selalu menyertai hidup kita,

” apapun yang menjadi kerinduan, selama kita mengikuti rencana dan tuntunan-Nya.”

Dalam doa penutup, Hontong memohon agar hati kita senantiasa penuh dengan ketaatan dan kesetiaan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam tugas-tugas di Kodim 1310/Bitung dan Korem 131 Santiago.

Perayaan ini tidak hanya menjadi momen spiritual bagi prajurit dan keluarga besar Kodim 1310/Bitung, tetapi juga mengingatkan kita semua tentang pentingnya makna kedatangan Tuhan sebagai terang yang menyinari kehidupan umat manusia, memberikan harapan, dan mendorong perubahan menuju hidup yang lebih baik.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,228 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Hengky Honandar Melayat ke Rumah Duka Pnt. Yulianus Nanna

11 Juli 2026 - 19:45 WITA

Ketua TP-PKK Ellen Honandar Sondakh Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 di Makassar

11 Juli 2026 - 19:23 WITA

Kodam XIX Tuanku Tambusai Percepat Pembangunan Jembatan Garuda, Penimbunan Pondasi Jadi Tahap Penentu

11 Juli 2026 - 18:09 WITA

Sambut Piala Dunia FIFA 2026, Polres Bitung Imbau Masyarakat Nobar Secara Aman, Tertib, dan Sportif

11 Juli 2026 - 17:47 WITA

Bapelkum Bitung Ikuti Forum Pengaduan “Pasti Ada Solusi”

11 Juli 2026 - 17:07 WITA

Kodam XIX Pastikan Kesiapan Satgasyon 132/Bima Sakti

10 Juli 2026 - 15:49 WITA

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo
Trending di Bitung