Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 19 Nov 2024 12:06 WITA ·

Kadis PPPA Sulut Wanda Musu : Tahun 2024 Meningkat Masalah Kekerasan Perempuan dan Anak


Foto - Kadis PPPA Sulut Wanda Musu SE ME Perbesar

Foto - Kadis PPPA Sulut Wanda Musu SE ME

Manado, Sulutnews.com.Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sulut Wanda Musu SE ME mengatakan, hinga menjelang akhir tahun 2024 meningkat laporan masalah kekerasan perempuan dan anak yang mereka terima dari masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Kadis PPP3A Sulut Wanda Musu SE ME kepada wartawan Sulutnews.com dan Lacakpost.com pekan lalu dikantornya.

Menurut Wanda Musu meningkatnya laporan masalah kekerasan yang mereka terima karena masyarakat mulai sadar dan mengerti dan berani untuk melaporkan bila ada masalah kekerasan baik perempuan dan anak.
Karena masalah yang mereka hadapi tidak membebani mereka dengan biaya apabila mengurus perkara hinga kerana hukum
Karena kami yang menyiapkan pengacara dan ahli Phiskolog dan melakukan pendampingan” Jadi cukup meningkat laporan yang masuk” katanya.

Laporan yang masuk ada langsung ke Dinas PPP3A di Provinsi tapi ada di Kabupaten dan Kota. Untuk menyelesaikan masalah ada ditangani di Kabupaten dan Kota dan juga Perwakilan Dinas PPP3A Sulut lewat Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD) Sulut.” Jadi kita cepat melakukan penyelesaian ada yang diselesaikan secara damai ada sampai kerana hukum atau diselesaikan di Pengadilan” kata Wanda Musu.

Ditambahkan dari data yang ada laporan yang masuk dari 15 Kabupaten dan Kota itu selain kekerasan terhadap perempuan ada juga masalah anak dan bulling di sekolah dan Kampus.

Saat ini pihaknya terus melakukan juga sosialisasi bersama Satgas di Sekolah sekolah dan Kampus – Kampus. Satgas yang ada sangat berperan penting untuk sosialisasi agar tidak ada kekerasan disekolah.

Wanda menambahkan pihaknya juga saat ini ada pakar pakar hukum dan pengacara serta pakar Phiskologi untuk membantu Dinas PPP3A dalam menyelesaikan masalah kekerasan perempuan dan anak yang dilaporkan masyarakat.” Kita kerja cepat dan tuntas didukung sumber daya manusia ( SDM) yang berkualitas” kata Wanda Musu. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,032 kali

Baca Lainnya

Dosen Unipar Stephen Simbolon Resmi Berstatus Advokat Usai Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Manado

22 Juni 2026 - 17:53 WITA

DPN Peradi Gelar Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Manado

22 Juni 2026 - 11:08 WITA

Pemkot Manado Siapkan Agenda Ragam Budaya Jelang Ulang Tahun Ke-403

21 Juni 2026 - 23:43 WITA

Tim Inspektorat Daerah Audit Kinerja Sekertarat DPRD Sulut

21 Juni 2026 - 17:26 WITA

BPMP Sulut Gelar Pendampingan Revitalisasi Sekolah Tahap 2, Febry Dien Minta Kepsek Laksanakan Tugas Sesuai Aturan

20 Juni 2026 - 21:08 WITA

BPMP Sulut Buka Posko SPMB 2026 Senin hinga Sabtu, Komisi IV DPRD Sulut Tinjau SPMB di SMA Negeri 1 dan 2 Kotamobagu.

20 Juni 2026 - 08:56 WITA

Trending di Manado