
Bolmut, Sulutnews.com – Penjabat Walikota Kotamobagu Dr. Asripan Nani dan Ny. Siti Fatmah Fitriana Buhang telah menikahkan putri kedua Siti Berlian Ifada Nani, ST dengan dr. Fiqih Furqan Haren Mongilong, putra kedua dari drg. Abdul Haris Mongilong dan Ny. Irene Magdhalena Wuisan.


Acara akad nikah serta resepsi pernikahan berlangsung di kediaman mempelai wanita di Hotel Boroko, Gedung Convention Centre, Kec. Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara. Sabtu (20/07/2024).
Acara ini berlangsung sakral dalam tradisi adat istiadat islamiyah masyarakat adat Bolaang Mongondow Raya, diawali dari akad nikah ijab kabul, khususnya prosesi tradisi adat pernikahan masyarakat adat Kaidipang dan Bolangitang.



Hal ini disampaikan Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena dalam sambutang pada acara resepsi kedua mempelai.
“Senior saya Pj. Walikota Kotamobagu Asripan Nani pada awal kariernya adalah seorang aktifis orator ulung, tapi saya sering melawannya jika beda pendapat pada awal proses pemekaran Bolmut menjadi otonomi daerah. Saya dengan Papa Adit saling colek melihat ekspresi beliau mengucur air mata kesedihan bahagia pada saat ijab kabul putri kesayangannya, ketangguhan sebagai orator terlihat larut dengan air mata bahagia dan kesedihan,” kata Sirajudin Lasena.
Ditambahkannya, saya mengenal dekat dengan putri pengantin Ifada Nani, seorang anak yang santun, patuh kepada orang tua, bersyukur kita semua, dan kepada pengantin pria Fiqih Furqan, prosesi ijab kabul itu sakral disaksikan oleh dua kalimah syahadat serta para malaikat. Jaga pernikahan ini dalam prosesi sakral, disaksikan banyak orang. Selamat berbahagia untuk kedua mempelai dan seluruh keluarga yang terkait dengan acara ini.
Hikmah pernikahan disampaikan Ketua Panitera Pengadilan Agama Boroko Ustadz Yusuf Danny Pontoh diawali dengan pantun lucu membuka kata, tupoksinya hanya menceraikan para suami isteri yang mengajukan gugat talak cerai, nasehat perkawinan tupoksi KUA, para hadirin undangan tersenyum penuh tanya, tapi dari prosesi pernikahan ijab kabul itu kita dapat mengambil hikmah (berguna) dalam membangun rumah tangga yang bahagia lahit batin.

Serta menegaskan kembali istri yang solihah adalah istri yang membuat hati suami selalu senang kala dipandang, mentaati jika diperintah kebaikan oleh suami dan bisa menjaga diri dan harta suaminya.
Sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad, yakni Rasulullah ditanya, siapakah wanita yang paling baik? Beliau menjawab: “jika dipandang (suami) ia menyenangkan, jika diperintah ia taat dan ia tidak menyelisihi dalam perkara yang dibenci suami, baik diri maupun hartanya,” ujarnya.



Selain itu tentang suami yang bertanggung jawab dan istri yang solihah, juga dijelaskan makna sakinah mawaddah warohmah, berdasarkan Qs Ar Rum ayat 21.
“Sakinah dimaknai tentram sedangkan mawaddah bermakna kasih sayang yang ditandai adanya rasa cinta yang diwujudkan mau saling memberi. Sementara warohmah bermakna sayang yang berwujud mau saling menerima kekurangan masing-masing. Pada awal perkawinan, setahun, dua tahunan, cinta sebagai anugerah masih hangat, tapi jika sudah menjelang puluhan tahun akan datang kebosanan, dan seterusnya, Awas ! Hati-hati dalam hati !Cinta jangan sampai kehilangan kasih sayang,” ungkap ustadz Danny Pontoh.


Acara resepsi ini terlihat para pejabat publik dari Provinsi Sulut, Provinsi Gorontalo, antara lain, sesepuh mantan Bupati Bolsel A. Mongilong serta Ny. Muslimah Mongilong, Ny. Marlina Moha Siahaan, Pj. Bupati Bolmong dr. Jusnan C Mokoginta, MARS, mantan Bupati dan Wakil Bupati Bolmut Depri Pontoh & Amin Lasena, legislator Sulut Teddy Pontoh, mantan Wakil Walikota Zainuddin Damopolii, mantan Ketua Pengadilan Tinggi Sulut Lexsy Mamonto, mantan Walikota Gorontalo Marthen Taha, Kol. Purn Murianto Babay dan Ny. Anna Pontoh, Dandim 1303 BM Letkol. Inf. Fahmil Harris, S.I.P, Wakapolres Bolmut Kompol Saiful Tammu, S.I.P, Ipda Akmil Adil Wartabone, Kajari Bolmut, Kajari Kotamobagu. ***





