Bolmong Utara, Sulutnews.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., membuka secara resmi kegiatan Kampanye Literasi dalam rangka memperingati World Book Day 2026 dengan mengangkat tema “Menjahit Harapan, Merajut Masa Depan”, berlangsung di SMA NEGERI 1 Bintauna. Kamis (23/04/2026).
Arti dari Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah. Lebih dari sekadar baca-tulis, literasi kini mencakup kecakapan kognitif, kritis, dan digital untuk mengakses serta menggunakan informasi secara cerdas dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena mengapresiasi seluruh panitia penyelenggara, para pegiat literasi, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya Kampanye Literasi ini. Kegiatan ini bukan sekedar seremoni, namun merupakan langkah nyata dan strategis dalam membangun budaya literasi di tengah masyarakat.
“Literasi menjadi kekuatan strategi daerah. Dimana saat berbicara tentang investasi, maka yang dilihat oleh investor bukan hanya sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Daerah yang masyarakatnya melek huruf akan lebih siap menerima investasi, lebih mampu menyerap tenaga kerja, dan lebih cepat berkembang.”
“Oleh sebab itu, pembangunan literasi harus menjadi gerakan bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga dunia pendidikan, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.” ungkap Sirajudin Lasena
Berikut adalah poin-poin penting mengenai literasi:
~ Definisi Luas: Literasi adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui aktivitas membaca, melihat, menyimak, menulis, dan berbicara.
~ Tujuan Literasi: Meningkatkan pengetahuan, mempertajam pemahaman, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan budi pekerti.
Jenis-Jenis Literasi Dasar:
1. Literasi Baca Tulis: Memahami dan menggunakan bahasa tulis.
2. Literasi Numerasi: Menggunakan angka dan simbol matematika.
3. Literasi Sains: Memahami fenomena alam dan ilmiah.
4. Literasi Digital: Menggunakan teknologi informasi secara bijak.
5. Literasi Finansial: Mengelola keuangan.
6. Literasi Budaya dan Kewargaan: Memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Diakhir sambutannya Bupati Sirajudin Lasena mengajak untuk menjadikan literasi sebagai gerakan bersama. Menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga cerdas dalam menyikapi informasi, bijaksana dalam mengambil keputusan, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Putra Putri Literasi Sulawesi Utara (PPLSU) sekaligus Ketua Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Sulawesi Utara, Standius Bara Prima M.I.Kom, Staf Khusus Gubernur Bidang Kepemudaan H. Farist Soeharyo, Staf Khusus Gubernur Bidang Informasi & Teknologi Januardo Binilang, Sekretaris Umum PPLSU / Duta Baca Sulawesi Utara Faradilla Bachmid S.psi., M.Si, Putri Bitung 2022 / Influenser Sulawesi Utara Syelly Kezia Toar S.S, Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan, Pimpinan OPD, Camat Bintauna Eddy Posangi, Kacabdin Pendidikan, Kepala SMA Negeri 1 Bintauna, para akademisi, tenaga pendidik, komunitas literasi, serta para siswa-siswi. *** GG







