Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Adat Budaya · 28 Jun 2024 13:18 WITA ·

Bupati Morut : Dewan Adat Wita Mori Bawa Semangat Rekonsiliasi Dualisme Dewan Adat


Bupati Morut : Dewan Adat Wita Mori Bawa Semangat Rekonsiliasi Dualisme Dewan Adat Perbesar

Morut,Sulutnews.com – Semangat rekonsiliasi terhadap dualisme dewan adat menjadi semangat seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan saat ini. Penegasan ini dikatakan Bupati Morowali Utara Delis Djulkerson Hehi Jumat (28/6) pagi diruang Pola Kantor Bupati saat memberikan sambutan pengukuhan Dewan Adat Wita Mori yang diketuai Julius Pode.

“Orang orang tua kami berikan kami contoh bagi generasi muda bagaimana kita bisa bersatu. Jangan berikan kami contoh yang tidak baik. Berikan kami contoh tuwu mate memaroko, berikan kami contoh sebagaimana lagu Wita Moru yang selalu kita kumandangkan. Dan kegiatan hari ini tidak mengurangi semangat itu,” tegas Delis.

Sebelumnya Delis menjelaskan jika dirinya telah mengundang orang orang tua yang berbeda pendapat untuk bertemu dan memulai upaya rekonsiliasi.

“Alasan saya menghadiri acara hari ini adalah karena saya memahami betul bagaimana berorganisasi. Tidak boleh ada kevakuman dalam kepengurusan agar organisasi bisa berjalan. Tapi rangkaian acara hari ini saya tegaskan tidak menyurutkan semangat kita untuk melakukan rekonsiliasi bagi Wita Mori. Tidak membatalkan agenda kita kedepan untuk mempersatukan orang orang tua kita,” kata Delis.

Selama ini terjadi dualisme kepengrusan Dewan Adat dibawa kepemimpinan Ten Marunduh dan kepengurusan lainnya dibawa kepemimpinan Julius Pode.

Dalam dua kali pertemuan 6 dan 18 Juni di Rujab Bupati, kedua pimpinan lembaga adat ini menyepakati dan menandatangi kesepakatan pelaksanaan mubes serta telah membentuk kepanitiaan.

“Saya ingatkan bahwa pemegang mandat tertinggi lembaga adat Wita Mori adalah orang orang tua kami lembaga adat desa yang ada didesa-desa, bukan para elit bukan juga bupati,” kata Delis.(*/Erni)

Artikel ini telah dibaca 1,045 kali

Baca Lainnya

Naniura, “Sashimi Nusantara” Warisan Sakral dari Tanah Batak

25 Mei 2026 - 10:14 WITA

Ketum AMKI, Tundra Meliala : Ketika ‘Pesta Babi’ Menjadi Metafora Papua

14 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pentas Mahzani 1000 Pelajaran di Kota Tomohon Lestariikan Warisan Budaya Masyarakat Adat Tombulu

11 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pentas Mahzani Massal Pergelaran Sastra Woloan Bakal Hentak Kota Tomohon Diikuti 1000 Pelajar

9 Maret 2026 - 14:06 WITA

Eksplorasi Kawasan Kampung Cina Manado Jelang Imlek 2026

16 Februari 2026 - 18:41 WITA

Mikael Manu Anggota DPRD Rote Ndao Minta Bupati dan Dinas Pendidikan Berikan Perhatian: Siswa SMPN 2 Lobalain Alami Bengkak Lutut Setelah Dihukum Berlutut

10 Februari 2026 - 19:52 WITA

Trending di Adat Budaya