Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu · 4 Jun 2024 09:45 WITA ·

Bergerak Bersama Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Bengkulu


Bergerak Bersama Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Bengkulu Perbesar

Sulutnews.com, Bengkulu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama BKKBN serius melakukan upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu.

Salah satunya dengan menggencarkan kinerja Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mendampingi dan memberikan penyuluhan terhadap calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca bersalin (melahirkan) dan ibu dengan anak di bawah 5 tahun (balita). Serta mengoptimalkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) secara berjenjang.

Hal ini disampaikan Asisten II Setda Provinsi Bengkulu R. A Denny saat menjadi narasumber pada Talkshow Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu yang bertajuk “Bergerak Bersama Melalui Intervensi Pencegahan Stunting di Daerah”, bertempat di Studio Production Center BKKBN Perwakilan Bengkulu, Senin (03/06).

“Jadi rencana strategis ini kita lakukan dengan mengoptimalkan wadah yang ada seperti TPPS mulai dari tingkat provinsi hingga level desa/kelurahan dan tentunya yang menjadi ujung tombak yaitu TPK serta peran aktif Satgas Stunting,” jelas R. A Denny usai talkshow.

Sementara itu dijelaskan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Zamhari bahwa percepatan penurunan stunting merupakan salah satu agenda prioritas nasional untuk mewujudkan SDM yang sehat, cerdas dan produktif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Di lain sisi, beberapa kendala masih ditemukan beberapa kendala dalam menekan angka stunting di Provinsi Bengkulu. Seperti masih adanya ego sektoral dari masing-masing instansi dan tidak optimalnya penggunaan dana penunjang kegiatan stunting seperti mini lokakarya dan rembuk stunting.

“Ke depan terkait dengan intervensi serentak, diharapkan cakupan kunjungan balita ke Posyandu dapat mencapai target minimal 95 persen. Sehingga dapat kondisi rill angka stunting di masing-masing kabupaten/kota,” ungkapnya.
Tanto.G

Artikel ini telah dibaca 1,100 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemprov Bengkulu Dorong PWI Perkuat Profesionalisme dan Soliditas Wartawan

18 Juli 2026 - 21:52 WITA

AMJ Kawal Kasus Intimidasi 8 Wartawan yang Dikurung 30 Menit oleh Oknum Pejabat di Kepahiang

1 Mei 2026 - 02:00 WITA

Viral! Wartawan Kepahiang Dikurung 30 Menit Saat Konfirmasi Kasus

1 Mei 2026 - 01:53 WITA

Gubernur Helmi Hasan Tamba Kuota BSPS, Bengkulu Raih 1.299 Unit Rumah Layak Huni

6 April 2026 - 22:49 WITA

Korwil Media Sulawesi Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 - 15:14 WITA

Polda Bengkulu Perketat Pengamanan Ramadan 1447 H, Terapkan Jam Belajar Malam

24 Februari 2026 - 13:09 WITA

Trending di Bengkulu