SULUTNWES BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, (Bolmong), Terutama di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Datoe Binangkang, Bolmong saat ini sudah memiliki peralatan yang canggih dan bangunan yang baik yakni memiliki tiga kamar ruang oprasi, diantaranya kamar oprasi Mata, bidan dan bedah.
Kamar oprasi tersebut akan segera di gunakan karena sudah di adakan doa syukuran yang di pimpin oleh Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD), Datue Binangkang kabupaten Bolaang Mongondow , dr Michael Karokaro, bersama dengan jajaran petugas medis yang berada di RSUD tersebut, pada hari, selasa 20/03/2024.
Dalam sambutan Direktur RSUD, dr, Michael Karo-Karo, RS yang ia pimpin sekarang sudah memiliki ruang oprasi bersalin tapi pada saat ini ruang tersebut belum begitu memadai. Di dalam gedung yang baru ini ada 3 ruang oprasi, diantaranya ruang oprasi mata, bersalin, dan ruang bedah, “ucapnya.

Ia juga mengaku sangat bersyukur karena RSUD sudah ketambahan ruang oprasi. Karena sangat mendukung penanganan medis dan pasien menjadi lebih mudah dan tidak lagi menunggu antrian yang begitu lama.
“Sebelumnya di RS ini hanya ada dua ruang oprasi, dan terkadang kami terpaksa harus di hadapkan dengan masyarakat yang tidak mau mengantri,” Ungkapnya.
Menurut Karo-Karo, untuk efektif ruangan ini untuk tindakan bersalin dan bedah sudah langsung bisa di gunakan. Sedangkan untuk oprasi mata , masih ada hal tehnis yang sedang di persiapkan. “Intinya semua ruangan tindakan suda siap dengan segala fasilitasnya. Namun untuk penanganan mata muda-mudahan maret mendatang suda ada, ” Tambahnya lagi.

Di sisi lain juga kepala kamar oprasi Wayan Putra mengatakan bahwa ruangan ini suda cukup baik untuk di gunakan untuk tindakan oprasi karena fasilitasnya suda sama dengan Rumah sakit, yang suda maju di Daerah lainnya. Dan Alhamdullillah, Masyarakat Bolmong suda tidak lagi ada antrian karena sudah memiliki tiga ruang oprasi, “ucapnya.
Terpisah Bupati Limi Mokodompit ,MM.Mengatakan dalam ketambahan fasilitas ini baiknya harus di imbangi dengan pelayanan terbaik untuk pasien dan tidak ada keluhan. “Karena dengan pelayanan terbaik itu akan menjadi kesembuhan buat pasien . Dan semua para medis harus mendahulukan pasien yang kritis, ujar” Bupati.







