Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Health · 23 Jun 2023 09:51 WITA ·

Plt Kadis Pertanian dan Peternakan Sampaikan Virus AFS Masih Aman di Tomohon


Foto : Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tomohon, Dr. Karel Lala Perbesar

Foto : Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tomohon, Dr. Karel Lala

Tomohon, sulutnews.com – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tomohon, Dr. Karel Lala menyampaikan sampai saat ini Kota Tomohon masih aman dari African Swine Fever (ASF) atau penyakit pada babi yang sangat menular, Kamis (22/06/2023).

Karel Lala mengatakan, adanya kematian pada ternak babi beberapa waktu yang lalu, bukanlah akibat terserang virus AFS.

“Kami sudah mengambil sample dari bangkai babi tersebut, dan juga kami beberapa kali mengambil sample daging-daging yang jual di pasar, untuk dibawah ke Lab. Setelah melewati tes di beberapa laboratorium ternyata kematian tersebut bukan disebabkan oleh Virus ASF,” ungkap Lala.

Karel mengatakan, kasus kematian babi yang dilaporkan beberapa waktu lalu, hanya kematian biasa yang wajar terjadi pada ternak. Sehingga Kadis menegaskan bahwa hingga saat ini virus tersebut belum terdeteksi di Kota Tomohon.

“Artinya kota ini masih aman dari virus berbahaya tersebut. Karena itu saya meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan persoalan ini,” tutur Kadis Lala.

Ia mengimbau kepada para peternak babi untuk selalu menjaga kondisi ternak agar tidak terkontaminasi dengan virus yang sangat berbahaya tersebut.

“Kandang harus selalu bersih, dan juga kondisi babi yang harus diperhatikan,” imbaunya.

Selanjutnya ia mengimbau kepada masyarakat agar jangan resah karena virus ini hanya menyerang pada ternak babi, dan tidak berbahaya pada manusia.

“Apabila ada babi yang mati, dimintakan kepada masyarakat atau peternak untuk secepatnya melaporkan kepada instansi terkait untuk mendapatkan penanganan dan pemeriksaan,” tutupnya.(*/Merson)

 

Artikel ini telah dibaca 3,002 kali

Baca Lainnya

Membanggakan! Pemkot Tomohon Raih Opini WTP Ke-13 atas LKPD Tahun 2024 dari BPK-RI

29 Mei 2026 - 23:16 WITA

Wakil Walikota Sendy Rumajar Hadiri Kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H Tahun 2026 di Masjid Al-Mujahidin Tomohon

27 Mei 2026 - 21:09 WITA

STKA UNSRIT dan IPAI Laksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat

26 Mei 2026 - 16:47 WITA

Taman Doa St. Yosef Tertidur di Kakaskasen Tomohon Cocok Untuk Dikunjungi Semua Usia

25 Mei 2026 - 08:15 WITA

Walikota Tomohon Caroll Senduk Dampingi Ketua TP-PKK Menghadiri Syukuran HUT Ke-44 Jemaat GMIM Kakaskasen Maranatha

24 Mei 2026 - 20:38 WITA

Pemkot Tomohon Bersama Kejati dan Forkopimda Gelar Jalan Sehat Bersama

23 Mei 2026 - 23:26 WITA

Trending di Tomohon