KENDARI, SULUTNEWS.COM – Sebanyak 79 personel Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengikuti Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan (Latram) sebagai persiapan menghadapi masa purnabakti.
Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sultra menggelar pelatihan bagi Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) Tahun Anggaran 2026 di Zahra Hotel Syariah Kendari, Senin (31/8/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Polda Sultra mendorong personel mempersiapkan diri secara mental, finansial, dan keterampilan sebelum mengakhiri masa kedinasan.
Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Slamet Ramelan, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kabagdalpers Biro SDM Polda Sultra AKBP I Gusti Gde Raka Mertayasa, S.I.K., membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, AKBP I Gusti Gde Raka Mertayasa mengajak peserta memandang masa purnabakti sebagai awal dari fase kehidupan baru.
Ia menekankan pentingnya kesiapan mental, penguasaan keterampilan, dan kemampuan mengelola keuangan agar personel dapat menjalani kehidupan setelah pensiun secara mandiri.
“Masa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru untuk berkarya di tengah masyarakat. Melalui pelatihan ini, institusi berkomitmen membekali para personel dengan keterampilan praktis dan wawasan kewirausahaan agar tetap produktif, mandiri, dan sejahtera di masa depan,” ujarnya.
Kabagwatpers Biro SDM Polda Sultra Kompol Adeng Supriatna, S.H., M.M., selaku ketua pelaksana, mengawali kegiatan dengan menyampaikan laporan.
Selanjutnya, Kabidkum Polda Sultra Kombes Pol Dr. La Ode Proyek, S.H., M.H., perwakilan Biddokkes Polda Sultra, para Kabag di lingkungan Biro SDM Polda Sultra, serta sejumlah mitra dan praktisi usaha turut mengikuti kegiatan.
Untuk memperkaya materi, Polda Sultra menggandeng Bank BRI Samratulangi Kendari, PT Asabri (Persero) Kendari, PT Indogrosir Kendari, dan DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Sultra.
Kolaborasi tersebut memberi peserta kesempatan untuk mengenal berbagai pilihan usaha dan layanan yang dapat menunjang kehidupan setelah purnabakti.
Dalam sesi pembekalan, PT Asabri memberikan sosialisasi mengenai hak dan layanan asuransi bagi peserta.
Sementara itu, Biddokkes Polda Sultra memberikan penyuluhan mengenai kesehatan untuk membantu personel menjaga kondisi fisik menjelang masa pensiun.
Selain itu, peserta mempelajari kesiapan mental dan psikologis dalam menghadapi perubahan rutinitas setelah meninggalkan kedinasan.
Peserta juga mendapat materi manajemen keuangan dan perbankan. Melalui materi tersebut, mereka belajar mengelola sumber daya finansial secara lebih terencana.
Polda Sultra kemudian memperkenalkan sejumlah pilihan usaha yang dapat dikembangkan peserta setelah purnabakti.
Ketua DPW APKASINDO Sultra Agus Imam Saputro menyampaikan materi mengenai peluang usaha di sektor perkebunan kelapa sawit.
Berikutnya, peserta mempelajari teknik budidaya ternak ayam sebagai salah satu alternatif usaha produktif.
Indogrosir Kendari juga memberikan materi mengenai tata cara membuka dan mengembangkan gerai ritel.
Dengan beragam materi tersebut, peserta dapat melihat peluang usaha sesuai minat, kemampuan, dan kondisi masing-masing.
Latram 2026 menjadi salah satu langkah Polda Sultra untuk membantu personel menghadapi masa purnabakti secara lebih siap.
Selain mempersiapkan kondisi mental dan finansial, peserta juga mendapat keterampilan yang dapat mereka manfaatkan untuk membangun aktivitas produktif setelah pensiun.
Dengan demikian, masa purnabakti tidak hanya menjadi masa transisi dari kedinasan, tetapi juga dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan potensi dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Kabagwatpers Biro SDM Polda Sultra kemudian menutup rangkaian kegiatan melalui evaluasi dan pembulatan materi.
Polda Sultra berharap pembekalan tersebut dapat membantu 79 personel menjalani masa purnabakti dengan lebih percaya diri, mandiri, produktif, dan sejahtera.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)





