Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sultra · 31 Agu 2026 21:52 WITA ·

Kapolres Konawe Rangkul Sekolah dan Orang Tua Selesaikan Polemik Dugaan Bullying


Kapolres Konawe Rangkul Sekolah dan Orang Tua Selesaikan Polemik Dugaan Bullying Perbesar

KONAWE, SULUTNEWS.COM  –  Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe AKBP Edi Raharjono, S.I.K., M.Si., turun langsung menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan perundungan terhadap seorang siswa SD Negeri 1 Nario Indah, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe.

 

AKBP Edi Raharjono bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Konawe mempertemukan pihak sekolah, orang tua siswa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, serta sejumlah unsur masyarakat untuk membahas informasi tersebut, Senin (31/8/2026).

 

Kapolres memilih dialog sebagai langkah awal untuk menggali keterangan dari berbagai pihak dan mencari jalan keluar yang berpihak pada kepentingan anak.

 

Pertemuan berlangsung sekitar pukul 09.40 WITA di SD Negeri 1 Nario Indah. Kapolres membuka forum dan memberi kesempatan kepada setiap peserta untuk menjelaskan pandangan mereka.

 

Kabid Dikdas Dikbud Kabupaten Konawe Dewi Puspa Arini, S.Pd., M.Pd., Kasi Kurikulum Dikbud Kabupaten Konawe Risaldin, S.Pd., M.Pd., dan Kepala SD Negeri 1 Nario Indah Anita Korolina, S.Pd., M.Pd., hadir dalam pertemuan tersebut.

 

Plt. Kepala Desa Nario Indah Sudarmin, S.E., perwakilan GMPK Sumantri, S.Sos., Wakil Bupati Konawe Lira Agus Marwan, pengawas sekolah, para guru, BPD Nario Indah, Ketua PGRI Kecamatan Wawotobi, serta orang tua siswa juga mengikuti forum.

 

Pihak sekolah memaparkan kronologi sesuai informasi yang mereka ketahui. Sementara itu, orang tua siswa menyampaikan pandangan dan menjelaskan keberatan yang sebelumnya muncul.

 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe mencatat setiap keterangan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

 

Forum tersebut membuka kesempatan bagi setiap pihak untuk menyampaikan informasi secara langsung. Dialog juga membantu peserta melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda.

 

Dari proses klarifikasi, peserta menemukan adanya perbedaan pemahaman dan miskomunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa. Kondisi itu kemudian memicu polemik di tengah masyarakat.

 

AKBP Edi Raharjono meminta semua pihak menghentikan penyebaran asumsi dan mengutamakan komunikasi. Ia menilai percakapan langsung dapat mencegah informasi yang belum utuh berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

 

Menurutnya, sekolah dan keluarga memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kenyamanan anak selama proses penyelesaian berlangsung.

 

Kapolres menegaskan bahwa jajaran Polres Konawe ingin menjaga situasi tetap kondusif dan membantu membuka ruang penyelesaian.

 

Ia mengingatkan pihak sekolah dan orang tua agar tidak membiarkan polemik berkepanjangan. Sebab, persoalan orang dewasa dapat memengaruhi kondisi sosial dan perkembangan psikologis anak.

 

“Harapan kita, persoalan ini tidak melebar dan tidak mempengaruhi perkembangan anak-anak. Jangan sampai ada kendala dalam pergaulan mereka dengan teman-temannya yang berkepanjangan. Persoalan seperti ini masih bisa dibicarakan dengan baik secara kekeluargaan,” ujar AKBP Edi Raharjono.

 

Kapolres mendorong guru dan orang tua untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka. Ia juga mengajak masyarakat memberi ruang kepada anak-anak agar tetap belajar dan berinteraksi secara sehat.

 

Menurutnya, lingkungan pendidikan harus memberi rasa aman, bukan menambah beban bagi peserta didik.

 

Usai memimpin pertemuan, AKBP Edi Raharjono bersama jajaran PJU Polres Konawe dan peserta kegiatan mengunjungi kediaman Abdu di Desa Nario, Kecamatan Wawotobi.

 

Kapolres menyapa Abdu dan keluarganya. Ia memberikan dukungan moril serta menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian.

 

Melalui kunjungan itu, Kapolres ingin memberikan semangat kepada Abdu agar tetap menjalani aktivitas dan pendidikan dengan baik.

 

Jajaran Polres Konawe juga membangun komunikasi langsung dengan keluarga untuk mengetahui kondisi anak sekaligus memastikan suasana tetap kondusif.

 

Pertemuan menghasilkan sejumlah kesepakatan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe akan melanjutkan penanganan sesuai kewenangannya.

 

Selain itu, pihak yang terlibat memilih jalur kekeluargaan melalui proses adat. Mereka akan membahas waktu dan tempat pelaksanaan dalam koordinasi berikutnya.

 

Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 13.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

 

Polres Konawe mengajak masyarakat untuk tidak memperluas polemik melalui media sosial. Sebaliknya, kepolisian mendorong warga untuk menghormati proses dialog yang sedang berjalan.

 

Perundungan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan. Namun, setiap pihak perlu menangani persoalan yang melibatkan anak dengan mengedepankan perlindungan, pemulihan, edukasi, dan pendekatan humanis.

 

Sekolah dan orang tua juga perlu memperkuat sinergi. Melalui komunikasi yang sehat, keduanya dapat mencegah kesalahpahaman dan menjaga lingkungan belajar tetap aman, nyaman, serta mendukung masa depan anak.

Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Jelang Purnabakti, 79 Personel Polda Sultra Belajar Keterampilan dan Wirausaha

31 Agustus 2026 - 22:36 WITA

Lanud Haluoleo Terima Tim Wasrik Itkodau II

31 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Hadapi Kemarau Panjang, Kodim 1417/Kendari Gelar Sholat Istisqa Cegah Karhutla

31 Agustus 2026 - 11:24 WITA

Cegah Konflik Tanah, Kapolres Konawe Perkuat Sinergi dengan ATR/BPN

31 Agustus 2026 - 11:11 WITA

Kebakaran Lahan Ancam Permukiman, Babinsa Koramil 1417-11/Poasia Bergerak Cepat

29 Agustus 2026 - 21:04 WITA

Maulid Nabi 1448 H, Kodim 1417/Kendari Perkuat Akhlak Prajurit

29 Agustus 2026 - 20:52 WITA

Trending di Sultra