Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sulsel · 31 Agu 2026 22:22 WITA ·

Polres Palopo Bekali 665 Mahasiswa Baru UMB tentang Toleransi dan Antiradikalisme


Polres Palopo Bekali 665 Mahasiswa Baru UMB tentang Toleransi dan Antiradikalisme Perbesar

PALOPO, SULUTNEWS.COM  –  Kepolisian Resor (Polres) Palopo membekali 665 mahasiswa baru Universitas Mega Buana (UMB) Palopo dengan materi toleransi, intoleransi, radikalisme, dan terorisme dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.

 

Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Luwu Convention Center (LCC), Jalan A. Simpurusiang, Kelurahan Sabbamparu, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Senin (31/8/2026), Kapolres Palopo menugaskan Kasat Intelkam AKP Suwardi, S.H., M.H., untuk menyampaikan materi tersebut.

 

Melalui pembekalan itu, Polres Palopo mendorong mahasiswa memahami pentingnya toleransi, persatuan, dan sikap saling menghargai di tengah keberagaman.

 

UMB Palopo mengangkat tema “Membangun Toleransi dan Mencegah Intoleransi, Radikalisme, serta Terorisme: Bersama Menjaga Persatuan, Pancasila, dan Keutuhan NKRI.”

 

Melalui tema tersebut, mahasiswa mempelajari pentingnya menghormati perbedaan dalam kehidupan kampus maupun masyarakat.

 

Selain itu, AKP Suwardi mengajak peserta mengenali berbagai bentuk intoleransi, radikalisme, dan terorisme yang dapat mengancam persatuan.

 

Selanjutnya, mahasiswa diarahkan untuk membangun sikap kritis dalam menghadapi berbagai informasi dan pengaruh yang berpotensi mengganggu kerukunan.

 

Dengan demikian, pembekalan tersebut tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga mendorong mereka menjaga lingkungan kampus tetap aman dan harmonis.

 

Sebanyak 665 mahasiswa baru mengikuti rangkaian PKKMB dari lima fakultas di UMB Palopo.

 

Kelima fakultas tersebut meliputi Fakultas Kedokteran, Fakultas Bisnis, Fakultas Ilmu Hukum, Fakultas Teknik Informatika, dan Fakultas Kesehatan.

 

Dalam kegiatan itu, para mahasiswa mempelajari cara menjaga persatuan di tengah perbedaan latar belakang, budaya, maupun pandangan.

 

Di sisi lain, materi kebangsaan membantu peserta memahami tanggung jawab generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Karena itu, mahasiswa tidak hanya perlu mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter yang menghargai keberagaman.

 

Polres Palopo turut mengambil bagian dalam rangkaian PKKMB sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda.

 

Selain Polri, BNN Kota Palopo dan Kodim 1403 Palopo juga ikut memberikan pembekalan dalam agenda tersebut.

 

Kolaborasi itu memperluas perspektif mahasiswa mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi di lingkungan kampus dan masyarakat.

 

Sementara itu, keterlibatan lintas instansi menunjukkan pentingnya kerja sama dalam membangun generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan.

 

Rektor UMB Palopo Prof. Dr. Hj. Nilawaty Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, membuka secara resmi rangkaian PKKMB Tahun Akademik 2026/2027.

 

Ia membuka kegiatan melalui pemukulan gendang secara serentak.

 

Sejumlah pejabat turut menghadiri pembukaan tersebut. Mereka antara lain Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palopo Andi Enceng Amir, S.E., M.Si., Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.Med.Ed., Kepala BNN Kota Palopo AKBP Herman, S.Pd., M.H., serta Kasdim 1403 Palopo Mayor Inf. Moch. Sukardi G., S.H.

 

Selain itu, Ustad Bachtiar Nawir, S.Ag., M.H., dan para dosen UMB Palopo turut menghadiri agenda tersebut.

 

PKKMB menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi sebelum mengikuti perkuliahan.

 

Namun, kegiatan tersebut tidak sekadar mengenalkan fasilitas dan aktivitas akademik. UMB Palopo juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai kehidupan sosial dan nilai kebangsaan.

 

Oleh sebab itu, materi toleransi dan antiradikalisme memiliki peran penting dalam membangun karakter mahasiswa sejak awal.

 

Selanjutnya, mahasiswa dapat menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan kampus melalui sikap saling menghormati, menjaga komunikasi, dan menghargai perbedaan.

 

Pada akhirnya, pembekalan ini diharapkan membantu mahasiswa menjalani kehidupan perguruan tinggi secara positif sekaligus memperkuat komitmen mereka terhadap Pancasila, persatuan, dan keutuhan NKRI.

Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)

Artikel ini telah dibaca 995 kali

Baca Lainnya

Pangdam XIV/Hasanuddin Ajak Maba UIN Alauddin Bangun Karakter Menuju Indonesia Emas 2045

1 September 2026 - 23:14 WITA

Jelang HUT Ke-81 TNI, Pangdam XIV/Hasanuddin Perkuat Persiapan Patonro Elite Run 2026

1 September 2026 - 23:00 WITA

BPBD Torut Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

1 September 2026 - 22:34 WITA

Tim Surveior LAFKI Mulai Akreditasi BLU RSUD Pongtiku, Bupati Torut Tekankan Mutu Pelayanan

1 September 2026 - 22:21 WITA

Bupati Torut Buka Rakorkonsol Oplah 2026, Dorong Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani

1 September 2026 - 20:40 WITA

Kapolri Rotasi Lima Kapolres di Polda Sulsel, Ini Daftar Pejabat Baru

1 September 2026 - 20:01 WITA

Trending di Sulsel