Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sulsel · 1 Sep 2026 20:01 WITA ·

Kapolri Rotasi Lima Kapolres di Polda Sulsel, Ini Daftar Pejabat Baru


Kapolri Rotasi Lima Kapolres di Polda Sulsel, Ini Daftar Pejabat Baru Perbesar

MAKASSAR, SULUTNEWS.COM  –  Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) merotasi lima Kapolres di jajaran Polda Sulawesi Selatan melalui mutasi terbaru di lingkungan Polri. Pergeseran itu menyasar pimpinan Polres Tana Toraja, Luwu Timur, Luwu Utara, Pelabuhan Makassar, dan Barru.

 

Kapolri menetapkan mutasi tersebut dalam Surat Telegram Nomor ST/1878/VIII/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Surat itu memuat sejumlah perpindahan dan penugasan baru bagi pejabat Polri di berbagai wilayah.

 

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H., mengatakan Polri menjalankan rotasi jabatan untuk memenuhi kebutuhan organisasi sekaligus mendukung pembinaan karier personel.

 

“Mutasi ini merupakan bagian dari rotasi jabatan dan penyegaran organisasi di lingkungan Polri. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Didik saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2026).

 

Rotasi tersebut mengganti pimpinan di lima Polres jajaran Polda Sulsel. Kelima wilayah itu meliputi Tana Toraja, Luwu Utara, Luwu Timur, Pelabuhan Makassar, dan Barru.

 

Mutasi ini juga menggeser sejumlah perwira dari jabatan sebelumnya ke posisi baru di lingkungan Polri.

 

AKBP Budi Hermawan, S.I.K., mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Tana Toraja. Polri kemudian menugaskannya sebagai Kasubbagminsindik Bagwassidik Rokorwas PPNS Bareskrim Polri.

 

Kapolri menunjuk AKBP Arwansa, S.H., S.I.K., M.H., untuk memimpin Polres Tana Toraja. Sebelumnya, Arwansa bertugas sebagai Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Jawa Barat.

 

Arwansa menggantikan Budi dan kini melanjutkan kepemimpinan serta pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Tana Toraja.

 

AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H., meninggalkan jabatan Kapolres Luwu Utara. Polri menggesernya ke jabatan Wadirpolairud Polda Sulsel.

 

Kapolri kemudian menempatkan AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, S.I.K., M.H., sebagai Kapolres Luwu Utara.

 

Sebelumnya, Ario memimpin Polres Luwu Timur. Ia kini melanjutkan tugas kepolisian di wilayah Luwu Utara.

 

Perpindahan Ario membuka posisi Kapolres Luwu Timur. Kapolri kemudian menunjuk AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., untuk mengisi jabatan tersebut.

 

Sebelum bertugas di Sulawesi Selatan, Irwan memimpin Polres Aceh Timur Polda Aceh. Kini, Irwan mengambil alih kepemimpinan Polres Luwu Timur.

 

AKBP Rise Sandiyantanti, S.H., S.I.K., M.Si., mendapat tugas baru sebagai Irbin Itwasda Polda Jawa Timur setelah sebelumnya memimpin Polres Pelabuhan Makassar.

 

Untuk melanjutkan kepemimpinan di Polres Pelabuhan Makassar, Kapolri menunjuk AKBP Kaisar Reman Sambo, S.I.K., M.H.

 

Sebelumnya, Kaisar bertugas sebagai Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Bali. Ia kini memimpin jajaran Polres Pelabuhan Makassar.

 

Mutasi juga membawa AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., ke jabatan baru sebagai Wadirintelkam Polda Sulsel.

 

Sebelumnya, Ananda memimpin Polres Barru. Kini, ia menjalankan tugas baru di jajaran Polda Sulsel.

 

Kapolri menunjuk AKBP Suryo Wibowo, S.I.K., untuk menggantikan Ananda sebagai Kapolres Barru.

 

Suryo sebelumnya menjabat Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda DIY. Ia kini memimpin jajaran Polres Barru dan melanjutkan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah tersebut.

 

Di tengah pergantian sejumlah pejabat, Polda Sulsel mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan.

 

Didik menjelaskan, pelaku dapat memanfaatkan momentum mutasi untuk menghubungi masyarakat dengan mengaku sebagai pejabat Polri. Pelaku juga dapat mencatut nama pejabat lama maupun pejabat baru untuk meminta uang atau kepentingan tertentu.

 

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengaku sebagai pejabat Polri dan meminta sesuatu. Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada Kepolisian terdekat,” tegasnya.

 

Polda Sulsel meminta masyarakat untuk memverifikasi identitas setiap pihak yang mengaku sebagai pejabat Polri. Masyarakat juga dapat segera melaporkan dugaan penipuan kepada kantor kepolisian terdekat.

 

Melalui rotasi ini, Polri menyegarkan struktur kepemimpinan di sejumlah Polres jajaran Polda Sulsel.

 

Para pejabat baru selanjutnya akan memimpin satuannya masing-masing, menggerakkan personel, meningkatkan pelayanan publik, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Jelang HUT Ke-81 TNI, Pangdam XIV/Hasanuddin Perkuat Persiapan Patonro Elite Run 2026

1 September 2026 - 23:00 WITA

BPBD Torut Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

1 September 2026 - 22:34 WITA

Tim Surveior LAFKI Mulai Akreditasi BLU RSUD Pongtiku, Bupati Torut Tekankan Mutu Pelayanan

1 September 2026 - 22:21 WITA

Bupati Torut Buka Rakorkonsol Oplah 2026, Dorong Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani

1 September 2026 - 20:40 WITA

Tinjau Lokasi Kekeringan, Kapolres Palopo Siapkan Sumur Bor di Temmalebba

1 September 2026 - 15:48 WITA

Pertamina Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Gangguan Supply Avtur melalui Simulasi BCMS

1 September 2026 - 15:14 WITA

Trending di Sulsel