KONAWE, SULUTNEWS.COM – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe AKBP Edi Raharjono, S.I.K., M.Si., menemui Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) ATR/BPN Kabupaten Konawe Edison, S.ST., M.M., Senin (31/8/2026). Pertemuan itu menjadi langkah Kapolres Konawe memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus mengantisipasi potensi konflik pertanahan.
Kapolres Konawe mengajak Kasat Intelkam Polres Konawe IPTU Hamsar, S.H., dalam kegiatan tersebut. Keduanya berdiskusi langsung dengan jajaran Kantah ATR/BPN Kabupaten Konawe untuk membahas dinamika pertanahan di wilayah Konawe.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Meski demikian, Kapolres dan Kepala Kantah tetap fokus membahas sejumlah persoalan strategis yang berkaitan dengan pengamanan aset dan potensi konflik tanah.
Kapolres Konawe bersama Kepala Kantah ATR/BPN membahas pengamanan aset serta berbagai persoalan pertanahan yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.
Menurut Kapolres, koordinasi sejak awal dapat membantu instansi terkait membaca potensi persoalan. Karena itu, Polres Konawe terus membuka komunikasi dengan Kantah ATR/BPN untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.
Selain itu, kedua instansi dapat bertukar informasi mengenai dinamika pertanahan di lapangan. Langkah tersebut membantu mereka menentukan respons yang cepat, tepat, dan sesuai aturan.
Kapolres juga mendorong pendekatan preventif dan persuasif. Dengan cara itu, aparat dapat mengedepankan dialog sebelum mengambil langkah hukum ketika situasi membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono menegaskan komitmen Polres Konawe untuk memperkuat komunikasi dengan Kantah ATR/BPN Kabupaten Konawe.
Ia menilai kerja sama lintas instansi menjadi kunci dalam menghadapi dinamika persoalan pertanahan. Selain itu, koordinasi yang konsisten dapat membantu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Sinergi dan komunikasi yang baik antarinstansi merupakan hal penting dalam menjaga keamanan, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika persoalan pertanahan. Polres Konawe siap mendukung langkah-langkah yang dilakukan bersama dengan tetap mengedepankan upaya preventif, persuasif dan sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar AKBP Edi Raharjono.
Oleh karena itu, Kapolres meminta jajarannya terus membangun komunikasi dengan instansi terkait. Ia juga mengarahkan personel untuk mengutamakan pencegahan serta mengedepankan penyelesaian yang sesuai dengan ketentuan hukum.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Edison menyambut baik kunjungan Kapolres Konawe.
Ia menilai komunikasi langsung dapat memperkuat hubungan kerja antara Kantah ATR/BPN dan Polres Konawe. Karena itu, ia berharap kedua instansi terus meningkatkan koordinasi dalam menangani persoalan pertanahan.
Menurut Edison, kerja sama tersebut dapat membantu pihaknya menjaga kepastian, keamanan, dan ketertiban dalam penyelenggaraan urusan pertanahan.
Selain itu, komunikasi yang rutin memungkinkan kedua instansi merespons persoalan secara lebih cepat. Dengan demikian, mereka dapat mengantisipasi potensi konflik sebelum mengganggu keamanan masyarakat.
Selanjutnya, Polres Konawe dan Kantah ATR/BPN Kabupaten Konawe sepakat memperkuat komunikasi dalam menghadapi dinamika pertanahan.
Kedua instansi akan mendorong koordinasi yang lebih aktif, terutama ketika muncul persoalan yang membutuhkan penanganan bersama.
Melalui langkah tersebut, Polres Konawe dapat membantu menjaga keamanan, sementara Kantah ATR/BPN menjalankan kewenangannya dalam urusan pertanahan.
Pada akhirnya, sinergi kedua instansi diharapkan mampu mencegah konflik, menjaga stabilitas kamtibmas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Konawe.
Polres Konawe pun terus memperkuat kerja sama dengan berbagai instansi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Konawe yang aman dan kondusif.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)





