KOLAKA, SULUTNEWS.COM – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1412-02/Wundulako bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka dan warga bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan masyarakat di Dusun IV, Desa Langori, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (25/8/2026).
Kobaran api membakar sekitar satu hektare lahan alang-alang. Namun, respons cepat petugas membuat kobaran tidak sempat meluas ke area lain.
Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Api membakar alang-alang dan rumput kering yang tumbuh di lahan masyarakat.
Berdasarkan informasi awal, warga menduga puntung rokok yang seseorang buang sembarangan memicu kebakaran. Setelah itu, kondisi lahan yang kering membuat api cepat menjalar.
Begitu menerima laporan, Babinsa Koramil 1412-02/Wundulako langsung bergerak menuju lokasi. Personel kemudian berkoordinasi dengan pemerintah setempat, BPBD, dan warga.
Selanjutnya, Babinsa bersama masyarakat melakukan upaya awal untuk membatasi pergerakan api sambil menunggu dukungan kendaraan pemadam.
Sekitar pukul 13.45 Wita, personel BPBD Kolaka tiba di lokasi dengan membawa satu unit kendaraan pemadam kebakaran.
Setibanya di lokasi, petugas BPBD langsung bergabung dengan Babinsa dan warga. Mereka mengarahkan semprotan air ke titik api dan bagian lahan yang berpotensi terbakar.
Sementara itu, warga membantu petugas membuka akses menuju titik kebakaran dan mengawasi area sekitar.
Petugas terus menyisir area yang terbakar untuk menemukan titik api. Mereka juga mencegah kobaran bergerak menuju vegetasi lain.
Selain menyemprotkan air, petugas mengawasi bagian lahan yang masih mengeluarkan asap. Langkah tersebut membantu mereka memastikan api tidak kembali menyala.
Berkat kerja sama tersebut, petugas berhasil mengendalikan kobaran dalam waktu singkat.
Sekitar pukul 14.00 Wita, Babinsa, BPBD, dan warga berhasil memadamkan seluruh api.
Setelah pemadaman selesai, petugas memeriksa kembali lokasi. Mereka memastikan tidak ada bara maupun titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, api membakar sekitar satu hektare lahan alang-alang milik masyarakat.
Danramil 1412-02/Wundulako Mayor Inf Burhanuddin mengatakan, respons cepat Babinsa bersama BPBD dan warga membantu mencegah api meluas.
Menurutnya, masyarakat juga harus ikut mencegah kebakaran dengan tidak meninggalkan sumber api sembarangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap sumber api. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, terlebih di sekitar lahan yang banyak ditumbuhi rumput kering karena mudah terbakar,” kata Burhanuddin.
Selain itu, Burhanuddin meminta masyarakat segera melaporkan setiap kemunculan titik api kepada aparat atau instansi terkait.
Dengan laporan lebih cepat, petugas dapat langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Langkah tersebut juga dapat mengurangi risiko kebakaran meluas ke permukiman maupun lahan masyarakat.
Karena itu, Babinsa bersama BPBD dan warga terus mendorong kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Kolaborasi lintas unsur menjadi kunci untuk mempercepat respons sekaligus mencegah kebakaran menimbulkan kerugian lebih besar.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)





