TORUT, SULUTNEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Toraja Utara (Polres Torut) menggelar patroli humanis di Alun-Alun Kota Rantepao, Sabtu (22/8/2026) malam.
Dalam patroli tersebut, personel Satreskrim tidak hanya memantau Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Polisi juga menyapa warga dan membagikan cokelat kepada anak-anak yang bermain bersama keluarga.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 20.00 WITA. Kehadiran polisi langsung menarik perhatian anak-anak yang menikmati suasana akhir pekan di pusat kota.
Satreskrim Pantau Kamtibmas di Alun-Alun Rantepao
Kasat Reskrim Polres Torut IPTU Ruxon, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut.
Ia mengajak Kaur Mintu Sat Reskrim AIPTU Ahmadi, S.E., Kanit URC Resmob AIPDA Simbara Buntu Lipa, serta sejumlah personel Satreskrim menyusuri kawasan Alun-Alun Kota Rantepao.
Personel memantau aktivitas warga dan kondisi lingkungan sekitar. Mereka juga menyapa masyarakat untuk mengetahui situasi kamtibmas secara langsung.
Polisi memilih pendekatan yang santai agar masyarakat merasa nyaman saat berinteraksi dengan petugas.
Polisi Bagikan Cokelat kepada Anak-Anak
Saat menyusuri kawasan alun-alun, personel Satreskrim menghampiri anak-anak yang sedang bermain.
Polisi kemudian membagikan cokelat secara gratis kepada mereka.
Anak-anak langsung menyambut pemberian tersebut dengan senyum dan antusias. Mereka juga terlihat senang ketika polisi mengajak mereka berkomunikasi.
Beberapa warga bahkan mengajak personel berfoto bersama.
Interaksi sederhana itu membuat suasana patroli semakin akrab. Polisi pun dapat membangun komunikasi tanpa menciptakan jarak dengan masyarakat.
Polisi Sampaikan Pesan Keselamatan
Personel Satreskrim memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan edukasi kepada anak-anak dan orang tua.
Polisi mengingatkan anak-anak agar menjaga keselamatan saat bermain di ruang publik. Mereka juga meminta anak-anak tetap berada di dekat orang tua atau keluarga.
Selain itu, polisi mengingatkan anak-anak agar tidak mudah mengikuti orang yang tidak dikenal.
Kepada orang tua, personel meminta mereka terus mengawasi anak ketika bermain di tempat ramai.
Polisi menyampaikan pesan tersebut dengan bahasa sederhana agar anak-anak mudah memahami dan mengingatnya.
Kasat Reskrim : Kami Ingin Polisi Dekat dengan Anak-Anak
Kasat Reskrim Polres Torut IPTU Ruxon, S.H, mengatakan pihaknya sengaja menggabungkan patroli kamtibmas dengan pendekatan humanis.
“Kami ingin memperlihatkan wajah Polri yang hangat, ramah, dan mengayomi di tengah-tengah masyarakat,” kata Ruxon.
Ia menjelaskan, polisi perlu membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sederhana.
“Lewat hal sederhana seperti membagikan cokelat ini, kami menyapa anak-anak agar mereka tidak lagi merasa takut kepada sosok polisi. Kami ingin mereka melihat kami sebagai sahabat yang selalu siap melindungi mereka,” ujarnya.
Bangun Kepercayaan Polisi Sejak Dini
Ruxon menilai interaksi langsung dapat membantu anak-anak mengenal polisi dengan cara yang positif.
Karena itu, personel tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum. Mereka juga membangun komunikasi dan memberikan edukasi keamanan kepada masyarakat.
Pendekatan tersebut membantu polisi menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan anak-anak dan keluarga mereka.
Polisi berharap anak-anak berani meminta bantuan ketika menghadapi situasi yang membahayakan.
Polisi Tetap Awasi Situasi Kamtibmas
Di tengah kegiatan humanis, personel tetap menjalankan tugas patroli.
Mereka mengamati aktivitas warga dan memastikan masyarakat dapat menikmati ruang publik dengan aman.
Personel juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas yang dapat muncul saat warga memadati kawasan alun-alun pada malam akhir pekan.
Dengan cara ini, polisi menjalankan dua fungsi sekaligus. Mereka menjaga keamanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
Patroli Humanis Perkuat Kehadiran Polisi
Satreskrim Polres Torut terus mendorong pendekatan yang membuat masyarakat merasa aman dan nyaman.
Patroli humanis menjadi salah satu cara polisi menyapa masyarakat secara langsung. Melalui komunikasi yang terbuka, polisi dapat mengetahui kondisi di lapangan sekaligus menyampaikan pesan keamanan.
Kegiatan di Alun-Alun Kota Rantepao juga menunjukkan bahwa polisi dapat hadir dalam suasana yang lebih santai tanpa meninggalkan tugas menjaga kamtibmas.
Polres Torut berharap kegiatan tersebut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
Polisi ingin masyarakat melihat kehadiran mereka sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)





