KONSEL, SULUTNEWS.COM – Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 04/Lainea jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1417/Kendari, bersama Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan warga bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Dusun I, Desa Tiraosu, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konsel, Sabtu (22/8/2026).
Kebanaran tersebut membakar lahan seluas kurang lebih 3 hektare. Kobaran api sempat cepat meluas karena cuaca panas dan hembusan angin kencang di lokasi.
Babinsa menerima laporan dari warga dan langsung bergerak menuju lokasi. Personel kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Pemerintah Kecamatan Kolono, serta masyarakat untuk menghentikan perambatan api.
Babinsa Langsung Bergerak ke Lokasi Kebakaran
Setelah menerima laporan, personel Babinsa Koramil 1417-04/Lainea segera mendatangi lokasi kebakaran.
Babinsa bersama unsur terkait mengecek titik api dan menentukan langkah pemadaman. Mereka kemudian membagi tugas untuk mengendalikan kobaran api.
Cuaca panas dan angin kencang membuat api bergerak cepat. Kondisi tersebut memaksa petugas bekerja lebih cepat agar api tidak menjalar ke lahan lain.
Warga Ikut Bantu Padamkan Api
Masyarakat Desa Tiraosu ikut membantu proses pemadaman.
Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah kecamatan, dan warga bekerja secara bergotong royong. Mereka menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi untuk memadamkan titik-titik api.
Petugas fokus menghentikan penyebaran api agar tidak mendekati permukiman dan perkebunan milik warga.
Kerja sama tersebut membantu petugas mengendalikan kobaran api hingga akhirnya berhasil dipadamkan.
Kebakaran Lahan Capai Sekitar 3 Hektare
Kebakaran melanda kawasan HTI dengan luas terdampak sekitar 3 hektare.
Petugas menduga faktor alam menjadi penyebab kebakaran. Namun, kondisi panas dan angin kencang ikut mempercepat penyebaran api.
Petugas terus memantau area yang terbakar untuk memastikan api benar-benar padam.
Babinsa Pastikan Tidak Ada Bara yang Tersisa
Sertu Nanang mengatakan kerja sama seluruh unsur membantu proses pemadaman berjalan dengan baik.
“Berkat kerja sama yang solid dari seluruh unsur di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan dengan aman,” kata Sertu Nanang.
Meski api sudah padam, personel dan petugas terkait masih bersiaga di lokasi.
Mereka memeriksa kembali area yang terbakar untuk menemukan sisa bara yang masih berpotensi memicu kebakaran.
Petugas juga mengawasi titik-titik di sekitar lokasi untuk mencegah api kembali merambat ke lahan lainnya.
Petugas Tetap Siaga Cegah Kebakaran Susulan
Babinsa bersama unsur terkait tidak langsung meninggalkan lokasi setelah api padam.
Mereka tetap melakukan pemantauan secara berkala. Langkah ini penting untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama karena kondisi cuaca masih panas dan angin dapat kembali bertiup kencang.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan asap atau titik api di sekitar kawasan lahan.
Dengan respons cepat Babinsa, dukungan aparat terkait, dan gotong royong warga, kebakaran lahan di Desa Tiraosu berhasil dikendalikan.
Kolaborasi tersebut sekaligus membantu mencegah api meluas ke permukiman dan perkebunan masyarakat.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)





