Bitung, Sulutnews.com – Dalam rangka peringatan Hari Pengayoman ke-81, ” Bapelkum Bitung Go to Campus” menjadi salah satu program yang direncanakan akan bergulir dalam kerjasama bersama Universitas Klabat(Unklab).
Program ini adalah salah satu langkah memperluas jangkauan pelayanan dan edukasi hukum kepada masyarakat khususnya kalangan akademisi.
Kepala Bapelkum Bitung, Sudarsono menyebut kegiatan ini direncanakan akan berlangsung dengan metode hybrid.
Untuk itu, demi mematangkan program tersebut, Kabapelkum bersama pejabat manajerial bertandang langsung dengan para akademisi Unklab.
Kunjungan itu, disambut langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademis Universitas Klabat, Prof. Ronny Hansje Walean, BBA., MBA., Ph.D, didampingi Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Stenly R. Pungus, S.Kom., M.T., M.M., Ph.D.
Di kesempatan tersebut, Kabapelkum juga menyampaikan rencana pelaksanaan Webinar di Unklab sebagai salah satu bagian dari program ” Bapelkum Bitung Go to Campus”.
Lebih lanjut Sudarsono menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk inovasi pelayanan publik dan edukasi hukum dengan pendekatan jemput bola
” dengan menghadirkan layanan pelatihan, penyuluhan, konsultasi serta penguatan pemahaman hukum secara langsung ke lingkungan perguruan tinggi.” Jelasnya.
Ia juga mengutarakan, selain itu, kedua pihak juga membahas berbagai aspek teknis guna memastikan pelaksanaan webinar dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi peserta.
Diketahui, program Bapelkum Bitung Go to Campus sendiri dirancang sebagai inovasi pelayanan publik dan transformasi edukasi hukum berbasis kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Program ini memiliki beberapa pilar kegiatan, antara lain Legal Training & Certification, Bapelkum Goes to Class/Kampus (Kuliah Umum Pengayoman), Klinik Hukum & Pojok Konsultasi Tematik, serta Eksebisi dan Penawaran Khusus Magang (PKL).
” Melalui kolaborasi tersebut, Bapelkum Bitung diharapkan tidak hanya memperkenalkan layanan dan fungsi Kementerian Hukum kepada kalangan akademisi,
tetapi juga membangun ekosistem kerja sama antara dunia pendidikan dan birokrasi dalam pengembangan kompetensi, literasi hukum, penelitian, serta penyebarluasan informasi hukum.” Jelas Sudarsono.
Ia juga menyampaikan, dengan terbangunnya sinergi bersama Universitas Klabat, Bapelkum Bitung optimistis kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal bagi kerja sama yang berkelanjutan dalam mewujudkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki pemahaman dan keterampilan hukum praktis sebagai bekal berkontribusi bagi masyarakat.
(Tzr)





