Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com . Rote Ndao — Pengakuan Guntur Bartes mengaku menyerahan uang sebesar Rp40 juta kepada Petson Hangge, yang disebut sebagai Asisten Pemerintahan Kabupaten Rote Ndao, kenapa disorot publik.Guntur Bartes mengaku dirinya memegang uang tersebut dengan tangannya sendiri dan menyerahkannya kepada Petson Hangge. Sementara itu, Petson Hangge disebut menerima uang secara langsung kata Guntur.
Pengakuan dibuktikan melalui pemeriksaan maka keluarlah alat bukti yang sah, publik tentu mempertanyakan mengapa persoalan ini masih dipandang mengapa.?
“Tidak elok jika sebuah pengakuan mengenai penyerahan uang secara langsung hanya berhenti sebagai mengapa tanpa proses klarifikasi dan pemeriksaan yang transparan.”
Pertanyaan publik pun semakin menguat: apakah pihak yang mengaku menyerahkan uang tersebut sudah diperiksa? Apakah pihak yang disebut menerima uang sudah melakukan Klarifikasi ? Dan untuk kepentingan apa uang Rp40 juta diserahkan?
Kapolres Rote Ndao diharapkan dapat mengambil langkah sesuai tugas pokok dan fungsi kepolisian, khususnya terdapat informasi awal yang cukup untuk dilakukan klarifikasi dan pendalaman.
Penanganan secara profesional akan penting untuk memastikan apakah pengakuan tersebut memiliki dasar bukti yang kuat atau justru tidak terbukti.Publik tidak membutuhkan perang pernyataan. Publik membutuhkan kejelasan.
Jika memang tidak ada pelanggaran, proses pemeriksaan dapat menjelaskan hal tersebut. Namun apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum, masyarakat tentu berharap persoalan itu ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kini pertanyaannya sederhana:
“Jika seseorang mengaku menyerahkan uang dengan tangannya sendiri dan menyebut kepada siapa uang itu diberikan, mengapa persoalan tersebut belum terang-benderang?”





