Reporter : Dance Henukh
ROTE NDAO — Polemik seputar pengelolaan dana dalam kegiatan Expo UMKM/Pameran Pembangunan Kabupaten Rote Ndao kembali menjadi sorotan publik.Nama Petson Hangge, yang disebut sebagai Asisten I Kabupaten Rote Ndao, tercatut dalam informasi mengenai dugaan penyerahan uang sebesar Rp40 juta dari pihak koordinator Expo.
Informasi tersebut sebelumnya disampaikan oleh Guntur Bartes, yang menyebut secara tegas bahwa uang tersebut bukan diperuntukkan bagi polisi maupun wartawan.
“Bukan untuk Polisi, Bukan untuk Wartawan!”
Pernyataan tersebut sontak memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: Rp40 juta itu sebenarnya untuk apa, siapa yang menyerahkan, siapa yang menerima, dan atas dasar apa uang tersebut diberikan?
Menurut informasi yang beredar, uang tersebut disebut diserahkan kepada Petson Hangge di kawasan Lapangan Christian Nehemia Dilak, Ba’a, lokasi pelaksanaan kegiatan Expo.
Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh klarifikasi resmi dari Petson Hangge terkait tudingan tersebut.
<span;>Publik Menunggu Penjelasan
Sorotan publik kini tidak hanya tertuju pada nominal uang yang disebut mencapai Rp40 juta, tetapi juga pada dasar penerimaan, tujuan penggunaan, sumber dana, serta pertanggungjawaban administrasinya.
Apabila benar terdapat transaksi atau penyerahan dana sebesar Rp40 juta, masyarakat tentu berhak mengetahui apakah dana tersebut merupakan bagian resmi dari mekanisme pembiayaan kegiatan Expo atau memiliki dasar administrasi lainnya.
Sebaliknya, apabila informasi tersebut tidak benar atau terjadi kesalahpahaman, klarifikasi terbuka dari pihak yang disebut namanya menjadi penting agar tidak berkembang menjadi fitnah maupun spekulasi di tengah masyarakat.
Kegiatan Expo UMKM Rote Ndao sendiri menjadi agenda publik yang mendapat perhatian luas. Pemberitaan RRI pada Agustus 2026 mencatat berbagai kegiatan Expo UMKM Rote Ndao berlangsung sepanjang rangkaian HUT ke-81 RI.
<span;>Pertanyaan yang Belum Terjawab
Publik kini menunggu jawaban atas sejumlah pertanyaan penting:
Rp40 juta itu berasal dari siapa?
Diserahkan oleh siapa?
Diterima oleh siapa?
Untuk kepentingan apa?
Apakah ada bukti atau kuitansi penyerahan?
Dan apakah dana tersebut tercatat dalam administrasi resmi kegiatan Expo?
Hingga saat ini, tudingan tersebut masih membutuhkan verifikasi dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait.
Media ini membuka ruang bagi Petson Hangge maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan untuk memberikan penjelasan, bantahan, atau bukti pendukung agar persoalan ini dapat dilihat secara utuh dan berimbang.
Publik menunggu transparansi. Rp40 juta bukan sekadar angka—pertanggungjawabannya yang kini dipertanyakan.





