Makassar, Sulutnews.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama DPD Hiswana Migas Wilayah VII Sulawesi melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, Minggu (2/8). Langkah ini diambil sebagai respon cepat atas meningkatnya antrean pengisian Biosolar di beberapa titik dalam pekan terakhir.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, didampingi Ketua DPD Hiswana Migas Wilayah VII Sulawesi, Ir. H. Muhammad Hasbidin HS, menyasar tiga lokasi dengan volume penyaluran tinggi, yakni SPBU Pettarani, SPBU Racing, dan SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Langkah Operasional dan Evaluasi Lapangan
Dalam kunjungan tersebut, manajemen mengecek langsung ketersediaan stok Biosolar serta memastikan proses distribusi dari Fuel Terminal ke SPBU berjalan sesuai rencana. Pertamina pun telah mengimplementasikan sejumlah strategi percepatan, antara lain:
- Penambahan Armada Pendukung: Mengoperasikan mobil tangki industri untuk mempercepat pasokan ke SPBU dengan antrean terpadat.
- Pengaktifan Marshal SPBU: Membantu mengatur lalu lintas kendaraan di lokasi pengisian guna mengurangi kemacetan dan mempersingkat waktu tunggu masyarakat.
- Penguatan Koordinasi: Mempererat sinergi dengan Hiswana Migas, Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri untuk memastikan keamanan dan ketertiban di sekitar area SPBU.
Pernyataan Resmi Manajemen
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi di wilayah Sulawesi.
“Kami memastikan setiap tahapan distribusi berjalan optimal, mulai dari pasokan hingga pelayanan di ujung pipa. Berbagai langkah operasional telah kami lakukan, dan kami akan terus memantau kondisi di lapangan agar aktivitas masyarakat serta sektor logistik tidak terganggu,” ujar Deny.
Sementara itu, Ketua DPD Hiswana Migas Wilayah VII Sulawesi, Ir. H. Muhammad Hasbidin HS, menyatakan dukungan penuh dari seluruh agen dan pengelola SPBU.

“Kami berkomitmen untuk bersinergi dengan Pertamina dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Kami juga mengingatkan seluruh pengelola SPBU untuk mematuhi ketentuan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Hasbidin.
Himbauan untuk Masyarakat
Menanggapi situasi terkini, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying).
“Stok BBM di Sulawesi Selatan dalam kondisi aman dan terkendali. Kami memastikan penyaluran berjalan sesuai kebutuhan. Kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak dan sesuai peruntukannya agar distribusi tepat sasaran,” jelas Lilik.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berjanji akan terus melakukan evaluasi rutin dan menjaga kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran distribusi energi di daerah tersebut.
Informasi dan Pengaduan
Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina, atau menemukan indikasi kendala maupun pelanggaran dalam penyaluran BBM, dapat melaporkannya melalui Pertamina Customer Solution (PCS) di nomor 135. Setiap laporan akan segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.(*/Merson)





