Manado, Sulutnews.com – Sekitar 602 dari 612 murid baru S SMA Negeri 09 Binsus Manado, yang sudah lulus Sistim Penerimaan Murid Baru ( SPMB) 2026 telah mengikuti uji kompetensi pada Selasa 7 Juli 2026 dikompleks sekolah SMA Negeri 9 Manado. Untuk 10 murid baru belum ikut karena mereka merupakan murid Afirmasi Pendidikan Menengah ( ADEM) dari daerah Terluar, Terdepan dan Tertingal ( 3T) yang belum masuk sekolah namun sudah diterima sesuai penunjukan dari Dikda Sulut dan Kemendikdasmen untuk sekolah di SMA Negeri 9.
Hal tersebut dikatakan Kepsek SMA Negeri 9 Binsus Manado Hendra Masie S.Pd.MM kepada wartawan Sulutnews.com Rabu (8/7/26) disekolahnya.
Menurut Hendra , kegiatan uji kompetensi 602 murid baru ini tersebut merupakan bagian dari tahapan awal yang harus diikuti setiap murid baru setelah dinyatakan lulus SPMB tahun pelajaran 2026/2027. Dan ini sudah setiap tahun dilakukan karena akan melihat siswa yang berkompeten dan meraih nilai baik dan tingi untuk masuk dalam kelas binsus sekitar 200 lebih siswa yang akan dinilai dicari dari 602 siswa baru.” Jadi 200 lebih siswa yang hasil tes kompetensi baik dan tingi akan masuk kelas binsus. Sisanya masuk kelas reguler”kata Hendra Masie yang juga pelarih olahraga Muangthai Sulut itu.
Dijelaskan kelas binsus banyak yang meraih prestasi selama ini begitu juga kelas reguler. Namun tetap ada kelebihan kelas binsus. Meski kegiatan tersebut merupakan hal wajib, namun menurut Kepsek Hendra Masie, bukanlah ukuran untuk menentukan peringkat.
Kegiatan ini sebaliknya tujuanya baik untuk mengukur sejauh mana kemampuan serta kesiapan murid menguasai keterampilan sesuai bidang keahliannya.” Jadi baik kegiatan ini ” kata Kepsek
Pelaksanaan uji kompetensi menurut Kepsek merupakan bagian penting dalam proses evaluasi pembelajaran, dengan tujuan mengukur penguasaan pengetahuan, keterampilan
Uji kompetensi tidak hanya menjadi tolok ukur capaian belajar peserta didik, tetapi juga sebagai bahan evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kepsek berharap siswa mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus memiliki kesiapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun menghadapi tantangan kerja di masa mendatang,
Kepsek menambahkan juga, hasil uji kompetensi menjadi tolak ukur dalam mengevaluasi proses pembelajaran kedepan .
Hasil uji kompetensi ini akan segera diumumkan secepatnya sebelum proses belajar mengajar dimulai pada pekan depan diawali kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS).
Menurut Hendra kelas binsus disekolahnya sejak beberapa tahun belakangan sangat banyak prestasi begitu juga kelas reguler.
MPLS Sesuai Aturan
Untuk MPLS disekolahnya kata Kepsek Hendra akan dimulai Senin 13 Juli 2026 hinga beberapa hari kedepan . Dan MPLS akan sesuai aturan yang ada ” Tidak ada perpeloncoan dan bentuk kekerasan lainnya” kata Kepsek. Semua siswa harus ikut MPLS. Terkait seragam murid tidak dipaksakan untuk membeli disekolah disekolah. Kecuali seragam olahraga dan atribut itu beli disekolah. (Fanny)





