Manado, Sulutnews.com – Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa ST .M Sc.Ph.D menyatakan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pelaksanaan Sistim Penerimaan Murid Baru ( SPMB) tingkat SD dan SMP Negeri di Kota Manado Tahun Ajaran 2026/2027 Tahap I dan Tahap 2 telah berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan kondusif sejak 2 Juni 2026 hinga diumumkan pada hari terakhir Sabtu (4/7/26) di Aula Dikbud Manado. Hal tersebut dikatakan Kadis Dikbud Manado Peter Assa kepada Wartawan Sulutnews.com Minggu (5/7/26) di Manado.
Dalam pengumuman SPMB hadir Kadis Dikbud Manado Peter Assa dan jajaran Dikbud serta Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan ( BPMP) Sulut Febry Dien ST.M.Inf.Tech ( MAN) serta Kepala Ombudsmen Sulut Ibu Limbar dan undangan.
Febry Dien menilai SPMB di Kota Manado lancar lancar saja. Bahkan dari Ombudsmen juga dari hasil monitoring dan evaluasi ( Monev) menilai lancar semua dan tanpa gejolak bahkan tidak ada laporan masyarakat yang masuk ke ombudsman.
Menurut Kadis Dikbud hinga hari terakhir SPMB tahap 1 dan 2 dari 7.488 daya tampung siswa SD dan SMP yang mendaftar hanya 5.180 murid dan yang diterimah hanya 4.845. Masih ada sisa daya tampung 2.643 murid baik SD dan SMP. Dan akan ada pendaftaran SPMB tahap 3 mulai Senin 6 Juli hinga Rabu 8 Juli 2026.
Dikbud Manado ingin semua murid harus sekolah. Dikbud Manado berkomitmen untuk mencerdaskan semua murid murid karena itu harus sekolah . ” Kita tidak mau ada keluhan ada murid tidak sekolah ” kata Peter Assa.
Kadis juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Andre Angou dan Bapak Wakil Wali Kota Manado Richrad Sualang atas arahan dan dukungannya sehinga SPMB berjalan baik.
Begitu juga kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Manado, para kepala sekolah, operator, verifikator, help desk, satgas SPMB, serta seluruh orang tua dan masyarakat yang telah bekerja sama menjaga proses ini tetap objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.” Ini semua berjalan baik karena ada kolaborasi yang baik” kata Kadis Peter Assa lulusan Master MS c dan Doktor Ph.D dari salah satu Universitas di Jepang.
Semua Murid Harus Sekolah
Kadis menambahkan masyarakat yang mempunyai anak yang belum terakomodir ditahap pertama dan kedua SPMB masih bisa memanfaatkan tahap tiga.
Dikbud Manado masih buka tahap 3 yang akan di laksanakan sebagai upaya memberikan kesempatan kepada calon murid yang belum memperoleh sekolah agar dapat mengisi sisa daya tampung yang masih tersedia sesuai ketentuan yang berlaku mulai Senin 6 Juli hinga Rabu 8 Juli 2026.” Jadi masyarakat tidak perlu kuatir tidak sekolah. Semua murid harus sekolah” tambah Assa.
Kita berdoa Kepada Tuhan senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, dan penyertaan kepada kita semua untuk menuntaskan seluruh proses SPMB dengan baik demi pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi anak-anak Kota Manado.
Dari data yang didapat wartawan Sulutnews com ada 18 SMP Negeri di Kota Manado dan 98 SD Negeri. Dalam SPMB ada 10 SMP dan 10 SD yang banyak murid saat pendaftaran tahap pertama dan kedua. Untuk SMP ada SMP Negeri 1, SMP Negeri 8, SMP Negeri 10, SMP Negeri 7, SMP Negeri 5, SMP Negeri 2 , SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 3, SMP Negeri 18 dan SMP Negeri 13.
Untuk SD data sementara ada SD Negeri 3, SD Negeri 2, SD Negeri Malalayang, SD Negeri 6 , SD Negeri 25, dan beberapa SD Negeri lainnya.(Fanny)





