Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Entertainment · 17 Jun 2026 00:45 WITA ·

Kasus Kematian Johanis Anabokai Memanas: Polres Rote Ndao Jemput 3 Warga Dusun Lutu


Kasus Kematian Johanis Anabokai Memanas: Polres Rote Ndao Jemput 3 Warga Dusun Lutu Perbesar

Hilang 9 Hari Ditemukan di Hutan Bakau, Indikasi Tidak Wajar Semakin Kuat

Reporter : Dance Henukh

Sulutnews.com . Rote Ndao – Penyelidikan kematian almarhum Johanis Anabokai (65) kini bergerak lebih tajam dan tegas. Satreskrim Polres Rote Ndao telah menjemput tiga warga dari wilayah Dusun Lutu Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, untuk dimintai keterangan mendalam. Langkah ini menegaskan kasus tidak berhenti pada dugaan, melainkan terus menelusuri fakta sampai tuntas.

Sebelumnya, korban warga RT 009/RW 003, Dusun Lutu, Desa Kuli, sempat hilang selama sembilan hari setelah keluar rumah. Jasadnya baru ditemukan pada Jumat, 15 Mei 2026 pagi, tersimpan di kawasan hutan mangrove Pantai Ingguhun. Sejak awal penemuan, kepolisian menegaskan adanya indikasi kuat kematian tidak wajar.

Penjemputan tiga warga tersebut bukan langkah acak, melainkan hasil rangkaian penelusuran petunjuk dan bukti yang dikumpulkan selama proses panjang. Penyidik menekankan keterangan mereka sangat dibutuhkan untuk merangkai utuh kejadian‑kejadian terakhir sebelum korban berakhir hayatnya. Meski belum ditetapkan sebagai tersangka, keberadaan mereka menjadi kunci penting membuka seluruh kebenaran.

Identitas ketiga orang tersebut belum dipublikasikan demi menjaga kelancaran dan keamanan proses hukum. Namun, pihak kepolisian menegaskan tidak ada kompromi: segala kemungkinan akan diperiksa teliti. Warga sekitar dan keluarga korban kini menaruh harapan besar agar Polres Rote Ndao segera mengungkap fakta sebenarnya serta menjamin keadilan yang nyata.

Artikel ini telah dibaca 1,549 kali

Baca Lainnya

“TIDAK ADA IZIN JUDI!” HANYA IZIN KERAMAIAN, MAKA DIBUKA LAGI , POLISI TEGAS: PEMDA ROTE NDAO WAJIB JAGA KONDUSIVITAS

13 Agustus 2026 - 21:16 WITA

KLARIFIKASI TERBARU! ASISTEN I PETSON HANGGE AKUI UANG Rp40 JUTA, DISEBUT HASIL KESEPAKATAN DAN TERTUANG DALAM PROPOSAL

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

RESES II MIKAEL MANU WARGA OELASIN DESAK PEMBANGUNAN JALAN, DINAMO CELUP HINGGA BIBIT TERNAK

11 Agustus 2026 - 13:46 WITA

MELEDAK! UANG Rp40 JUTA KINI DIKLARIFIKASI

11 Agustus 2026 - 10:21 WITA

MELEDAK! PROPOSAL EXPO ROTE NDAO KEMBALI DISOROT — DUGAAN Rp40 JUTA BERKEDOK “SUMBANGAN” MUNCUL

11 Agustus 2026 - 08:58 WITA

VIRAL LAGI! PROPOSAL EXPO ROTE NDDAO DIDUGA MUNCUL, RP40 JUTA DISEBUT MENGALIR KE ASISTEN I PETSON HANGGE

11 Agustus 2026 - 08:29 WITA

Trending di Internasional