Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sangihe · 8 Jun 2026 10:54 WITA ·

Pasca Gempa Warga Mengungsi dan Sejumlah Tempat Usaha Tutup Sementara, Pemda dan Polres Pantau Kondisi Lapangan


Pasca Gempa Warga Mengungsi dan Sejumlah Tempat Usaha Tutup Sementara, Pemda dan Polres Pantau Kondisi Lapangan Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Pasca gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang wilayah perairan Pasifik dan memicu peringatan dini tsunami, situasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus dipantau oleh pemerintah daerah bersama aparat keamanan, Senin (8/6/2026).
Sejumlah warga di kawasan pesisir dilaporkan memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman sebagai langkah antisipasi.

Selain itu, beberapa pelaku usaha di Kota Tahuna dan wilayah pesisir lainnya juga memutuskan menutup sementara tempat usaha mereka sambil menunggu kondisi benar-benar dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Johanis Pilat, turun langsung memantau kondisi lapangan mulai dari kawasan Teluk Tahuna hingga sejumlah titik yang berpotensi terdampak.
Menurut Pilat, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

“Kami terus melakukan pemantauan di lapangan bersama unsur terkait. Sampai saat ini masyarakat diminta tetap tenang namun waspada serta mengikuti seluruh arahan resmi dari pemerintah dan BMKG. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, dan kami memastikan seluruh perangkat daerah siaga menghadapi setiap kemungkinan yang terjadi,” ujar Pilat.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah mengikuti imbauan pemerintah untuk menjauhi kawasan pesisir selama masa peringatan dini berlangsung.

Di sisi lain, jajaran Polres Kepulauan Sangihe turut melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah pesisir serta pelabuhan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terkendali.

Kasat Polairud Polres Kepulauan Sangihe, Iptu Sonny Pusungulaa, mengatakan personelnya disiagakan untuk melakukan pengawasan di kawasan perairan dan pesisir yang menjadi titik perhatian.

“Personel Polairud bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di wilayah pesisir dan pelabuhan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati pantai maupun melakukan aktivitas di laut sebelum ada informasi resmi yang menyatakan kondisi benar-benar aman. Sampai saat ini situasi terpantau aman dan masyarakat cukup kooperatif mengikuti arahan petugas,” kata Pusungulaa.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas masyarakat mulai berkurang di kawasan pesisir. Sejumlah kendaraan terlihat bergerak menuju lokasi yang lebih tinggi, sementara petugas terus memberikan edukasi dan informasi kepada warga.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama TNI-Polri, Basarnas, dan instansi terkait masih terus melakukan pemantauan perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan lembaga berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di Kabupaten Kepulauan Sangihe terpantau aman dan kondusif, sementara masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan sambil menunggu perkembangan informasi selanjutnya. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 2,115 kali

Baca Lainnya

Siap-siap 12 Hari Internet dan Jaringan Telekomunikasi Terganggu

23 Juli 2026 - 19:11 WITA

Bupati Sangihe Buka Bimtek Pembelajaran Mendalam, Perkuat Peningkatan Mutu Pendidikan

22 Juli 2026 - 23:59 WITA

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir dan Longsor di Sangihe, Warga Diminta Mengungsi ke Lokasi Aman

22 Juli 2026 - 21:52 WITA

Kominfo Sangihe Imbau Admin Grup Facebook Tolak Postingan dari Akun Palsu dan Anonim

22 Juli 2026 - 10:20 WITA

Kominfo Sangihe Petakan 43 Titik Blank Spot dan Low Signal, Masyarakat Diajak Aktif Laporkan Kondisi Jaringan

21 Juli 2026 - 08:23 WITA

Indonesia–Mindanao Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Dukung Pembukaan Kembali Rute Davao–Manado

20 Juli 2026 - 23:23 WITA

Trending di Internasional