Keterangan Foto. Masyarakat Lima Desa Pose Bersama Dengan Bapa Mikael Manu Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao setelah selesai Kegiatan Reses Perdana. 19 Mei 2026.
Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao dari Partai Perindo, Mikael Manu, melaksanakan kegiatan Reses Tahap Pertamanya pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Bapa Obet Soru, Desa Lekik, Dusun 1 Oelau, Kecamatan Rote Barat Daya. Dalam kesempatan tersebut, Mikael Manu didampingi oleh staf DPRD, Frenly Anabokay, dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh ratusan warga yang hadir dari berbagai wilayah untuk menyampaikan kebutuhan serta harapan mereka.
Mikael Manu menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan reses ini adalah menjadi wadah resmi untuk menyerap aspirasi, usulan, dan keluhan masyarakat. Ia menegaskan kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk menjembatani keinginan warga ke meja pemerintahan daerah. “Setiap usulan yang disampaikan hari ini akan kami catat, perjuangkan, dan masukkan ke dalam prioritas program serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun mendatang,” tegasnya.
Setelah pemaparan, sesi penyampaian aspirasi dibuka secara luas. Warga dari lima desa menyampaikan berbagai kebutuhan pokok yang sangat mendesak, meliputi infrastruktur, pertanian, pendidikan, hingga kebutuhan pelayanan umum, yaitu:
1. Peningkatan ruas jalan Lotelutun – Busalangga sepanjang 1 km
2. Bantuan alat pertanian berupa handtraktor
3. Penambahan tenaga penjaga sekolah
4. Peningkatan ruas jalan Meoain – Lekik sepanjang 6 km
5. Pembangunan jalan tani di wilayah Desa Lekik
6. Pengadaan kawat duri untuk pengamanan fasilitas umum
7. Penyediaan bibit pertanian, yaitu semangka jenis Bintang Asia
8. Mempercepat distribusi pupuk agar tidak terlambat
9. Pengadaan alat panen padi ukuran kecil
10. Kenaikan insentif operator desa yang saat ini hanya Rp300 ribu per tahun
11. Rehabilitasi ruang kelas SD Deranitan
12. Bantuan ternak berupa anakan sapi
13. Pembuatan sumur bor untuk kebutuhan air bersih
14. Penyediaan bibit pertanian bawang, padi, dan melon
15. Pengadaan motor air untuk kebutuhan irigasi
16. Penyediaan alat semprot tanaman (handsprayer)
17. Pengadaan tambahan kawat duri untuk pengamanan
Mendengar seluruh masukan tersebut, Mikael Manu mencatat setiap poin dengan cermat dan penuh perhatian. Ia berjanji akan memprioritaskan usulan yang bersifat mendesak serta langsung menyentuh hajat hidup orang banyak. Ia juga menegaskan komitmennya, “Kehadiran kami adalah bukti nyata perjuangan untuk masyarakat. Semua aspirasi soal air, jalan, pertanian, dan pendidikan akan kami bawa ke sidang dewan untuk diperjuangkan alokasi anggarannya.”
Kegiatan reses perdana ini ditutup dalam suasana penuh harapan dan kepercayaan. Bagi warga dari Desa Lekik Dusun Oelau, Desa Dolasi, Desa Oelasin, Desa Persiapan Fiafangga, dan Desa Fuafuni yang hadir, pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa suara mereka didengar, diterima dengan penuh tanggung jawab, dan akan terus diperjuangkan demi kemajuan serta kesejahteraan bersama







