Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Jakarta · 14 Mei 2026 12:00 WITA ·

Media Benteng Utama Lawan Hoaks di Era Digital


Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya.(Foto: Dokumentasi Dewan Pers) Perbesar

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya.(Foto: Dokumentasi Dewan Pers)

 

JAKARTA, SNC – Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya menegaskan, insan pers memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga kebenaran informasi di tengah percepatan arus informasi yang belum tentu terverifikasi.

“Rekan-rekan pers merupakan benteng pertahanan dalam melawan hoaks dan disinformasi. Di era digital, kecepatan tidak boleh mengalahkan akurasi,” kata Fifi, saat menghadiri kegiatan fun walk yang diselenggarakan Dewan Pers di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Lanjut Fifi, pemerintah menegaskan bahwa media massa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menghadapi penyebaran hoaks dan disinformasi di tengah derasnya arus informasi digital.

Karena itu, ia mengingatkan, para jurnalis memegang peran kunci dalam memastikan informasi yang beredar di ruang publik telah melalui proses verifikasi yang benar. Menurutnya, prinsip akurasi harus tetap menjadi prioritas utama dalam kerja jurnalistik.

“Para jurnalis memegang peran penting untuk menjaga kebenaran di tengah arus informasi yang semakin cepat. Karena itu, akurasi tidak boleh dikalahkan oleh kecepatan,” tegas presenter ternama ini.

Fifi menambahkan, pemerintah bersama insan pers memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik. Produk jurnalistik, harus berorientasi pada kepentingan publik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Pemerintah bersama insan pers memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan kualitas informasi yang beredar di ruang publik tetap terjaga. Produk jurnalistik harus memberikan manfaat bagi publik,” jelasnya.

Terkait peringatan Hari Kebebasan Pers, Fifi menilai kegiatan fun walk menjadi simbol bahwa perjuangan menjaga kemerdekaan pers merupakan proses panjang yang membutuhkan konsistensi dan kebersamaan.

“Perjuangan menjaga kemerdekaan pers itu seperti perjalanan panjang yang membutuhkan stamina, konsistensi, dan yang paling penting kebersamaan,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dalam menjaga ruang publik yang sehat melalui komunikasi yang transparan serta penguatan ekosistem digital yang inklusif.(DP/*)

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 1,012 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GURU HARUS TAHU DIRI! Aturan SMP N 2 RBL Bikin Geram Siswa Terlambat Langsung Dipulangkan, Warga Tuntut Guru Terlambat POTONG GAJI Atau pulang Juga!

20 Juli 2026 - 17:23 WITA

LUAR BIASA! Di Tengah Isu Viral Rote, Putry Henukh Siswa SMAN 1 Lobalain Beri Teladan Menggetarkan: Sekolah Rumah Kedua, Disiplin Kunci Selamatkan Masa Depan!

20 Juli 2026 - 13:48 WITA

Bantah Keras Isu Prostitusi di “Tambak Garam” Rote, Polisi Segera Turun Tangan Cek Fakta

20 Juli 2026 - 10:14 WITA

“Tambak Garam” di Rote Ternyata Lokasi Prostitusi! Gadis-gadis Dihancurkan oleh Pelaku di Baliknya

20 Juli 2026 - 09:29 WITA

KADIN Pusat Jadikan Tomohon Mitra Strategis, TIFF 2026 Dibuka sebagai Pintu Masuk Investasi Beragam Sektor

16 Juli 2026 - 22:10 WITA

Kementerian Ekraf Siap Kembangkan TIFF Menjadi Ekosistem Industri Kreatif di Tomohon

15 Juli 2026 - 21:43 WITA

Trending di Jakarta