Jakarta, Sulutnews.com – Crist Meity Ponto (CMP) terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe di tingkat pusat. Dalam beberapa hari terakhir, CMP melakukan serangkaian kunjungan ke sejumlah kementerian dan lembaga di Jakarta dengan membawa berbagai proposal dan aspirasi yang dititipkan langsung oleh masyarakat Sangihe.
Langkah perjuangan tersebut diawali dengan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia guna menyampaikan berbagai kebutuhan masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah perbatasan.
Dalam pertemuan itu, CMP mendorong adanya perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan sektor perikanan, bantuan sarana tangkap, hingga peningkatan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Tak hanya itu, CMP juga mendatangi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia untuk memperjuangkan program pembangunan desa, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan infrastruktur di sejumlah kampung yang ada di wilayah kepulauan.
Di sela agenda tersebut, CMP turut melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. Dalam pertemuan itu, berbagai persoalan masyarakat Sangihe ikut dibahas, mulai dari pelayanan kesehatan, ketenagakerjaan hingga perlindungan sosial bagi masyarakat di daerah perbatasan.
Selain menjalin komunikasi dengan kementerian dan DPR RI, CMP juga mengunjungi Fraksi Partai Amanat Nasional DPR RI di kawasan Senayan, Jakarta. Kehadiran CMP diterima untuk membangun koordinasi serta memperkuat dukungan terhadap berbagai usulan dan proposal pembangunan yang dibawa dari masyarakat Sangihe.
CMP mengatakan seluruh agenda tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk memperjuangkan suara masyarakat yang menginginkan perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Semua proposal dan aspirasi yang saya bawa ini adalah titipan masyarakat Sangihe. Saya berharap perjuangan ini dapat membuka jalan agar kebutuhan masyarakat, terutama di daerah kepulauan dan perbatasan, bisa mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat,” ujar CMP.
Ia juga menegaskan bahwa perjuangan untuk daerah tidak boleh berhenti hanya pada wacana, melainkan harus diwujudkan melalui langkah nyata dengan membangun komunikasi aktif bersama kementerian, lembaga dan para wakil rakyat di Senayan.
Langkah yang dilakukan CMP tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah masyarakat Sangihe yang berharap aspirasi mereka dapat segera terealisasi melalui program-program pemerintah pusat demi kemajuan daerah perbatasan. (Andy Gansalangi)







