Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sangihe · 6 Mei 2026 14:38 WITA ·

Abrasi Mendesak, Bupati Sangihe Serahkan Proposal Tanggul Pantai ke BWS Sulawesi I


Abrasi Mendesak, Bupati Sangihe Serahkan Proposal Tanggul Pantai ke BWS Sulawesi I Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bergerak cepat merespons ancaman abrasi yang kian mengkhawatirkan di wilayah pesisir. Dipimpin langsung Bupati Michael Thungari, jajaran Pemkab Sangihe melakukan kunjungan kerja ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Manado untuk mendorong percepatan penanganan, Selasa (05/05/2026).

Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Seksi Pelaksanaan, Allanos Kawengian, bersama Plh. Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air, Anneke Marlina Tewal, didampingi pejabat dan staf terkait.

Dalam pertemuan itu, Bupati Thungari menyerahkan proposal pembangunan Tanggul Pantai Nagha 1 di Kecamatan Tamako sebagai langkah konkret melindungi kawasan pesisir yang terdampak abrasi.

“Kondisi abrasi di Nagha 1 sudah sangat mengkhawatirkan. Dalam waktu kurang dari satu tahun, daratan terkikis hingga puluhan meter. Ini bukan lagi ancaman jangka panjang, tapi kondisi darurat yang harus segera ditangani,” ujar Thungari.

Ia menegaskan, pembangunan tanggul pantai merupakan kebutuhan mendesak demi melindungi permukiman warga dari ancaman banjir rob dan gelombang ekstrem.

“Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui BWS Sulawesi I. Ini menyangkut keselamatan warga serta keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir,” tambahnya.

Data yang disampaikan Pemkab Sangihe menunjukkan abrasi di wilayah Nagha 1 telah mencapai 15–20 meter dalam kurun waktu delapan bulan. Selain itu, kawasan tersebut juga kerap diterjang banjir rob dan gelombang tinggi yang berpotensi merusak permukiman warga.

Melalui koordinasi ini, Pemkab Sangihe berharap pemerintah pusat dapat segera mengambil langkah strategis dan konkret. Penanganan yang cepat dinilai penting untuk menjaga garis pantai serta meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 937 kali

Baca Lainnya

Kominfo Sangihe Imbau Admin Grup Facebook Tolak Postingan dari Akun Palsu dan Anonim

22 Juli 2026 - 10:20 WITA

Kominfo Sangihe Petakan 43 Titik Blank Spot dan Low Signal, Masyarakat Diajak Aktif Laporkan Kondisi Jaringan

21 Juli 2026 - 08:23 WITA

Indonesia–Mindanao Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Dukung Pembukaan Kembali Rute Davao–Manado

20 Juli 2026 - 23:23 WITA

Bupati Thungari Lantik 16 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional

9 Juli 2026 - 18:13 WITA

Kapolres Sangihe Beri Arahan Perdana, Tekankan Disiplin, Profesionalisme dan Pelayanan Prima

9 Juli 2026 - 13:35 WITA

Kabar Baik Untuk Warga Nusa Utara DPR RI dan Kemendagri Finalisasi KEK Perbatasan

5 Juli 2026 - 19:19 WITA

Trending di Sangihe