Foto: Putry Susanty Henukh, Siswa SMP Negeri 2 Lobalain yang Ingin Memberikan Kontribusi kepada Generasi Penerus melalui Membangun Siswa-siswi Berkarakter Dimulai dari Membaca
Reporter : Dance Henukh
Rote Ndao.sulutnews.com – Putry Susanty Ardani Henukh, yang akrab disapa Putry di lingkungan sekolah, mengungkapkan perasaan menghitung hari menuju perpisahan yang menyentuh hati, menandai berakhirnya perjalanan belajarnya di SMP Negeri 2 Lobalain. Selama tiga tahun menempuh pendidikan di sekolah yang identik dengan seragam putih biru itu, terukir berbagai kenangan indah yang tak akan pernah terlupakan, tak lepas dari peran para guru yang senantiasa memberikan dukungan dan memotivasi dirinya untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter mandiri.
Ditemui di halaman sekolah pada Selasa, 5 Mei 2026, Putry bercerita bahwa masa-masa tersebut diisi dengan suka cita dan tawa riang, terutama saat bersama teman-teman menghadapi berbagai pelajaran maupun tantangan akademik yang diberikan oleh para pendidik yang sangat ia banggakan. Setiap detik yang dihabiskan di dalam kelas, koridor, maupun halaman sekolah menjadi bagian dari cerita hidup yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih dewasa dan matang.
Namun, lebih dari sekadar mengenang masa lalunya, Putry juga meluangkan waktu untuk berbagi pesan berharga kepada adik-adik kelas yang akan melanjutkan tonggak pendidikan di sekolah tersebut. Ia menekankan satu hal penting: bahwa pondasi utama dalam menempuh pendidikan bukanlah semata nilai atau prestasi akademik, melainkan pembentukan karakter yang baik dan luhur. Dan menurutnya, upaya mulia tersebut dapat dimulai dari kebiasaan membaca.
Bagi Putry, membaca bukan hanya kegiatan untuk menambah wawasan, tetapi juga sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif yang membentuk kepribadian. Inilah bentuk kontribusi nyata yang ingin ia berikan bagi generasi penerus di almamater tercinta.
Pesan yang disampaikannya menjadi warisan yang sangat berharga. “Saya mengajak adik-adik sebagai generasi penerus untuk menjadikan karakter sebagai landasan utama dalam setiap langkah perjalanan pendidikan kalian, dimulai dari gemar membaca.
Perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru, sekaligus bukti bahwa jejak dan nilai-nilai yang kita tanam akan terus hidup dan menginspirasi banyak orang,” ujar Putry dengan penuh harap.







