Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bisnis · 28 Apr 2026 14:39 WITA ·

Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance


Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance Perbesar

Jakarta, 28 April 2026 – Kebutuhan biaya pendidikan di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa biaya pendidikan mengalami kenaikan yang konsisten dan bahkan kerap melampaui inflasi umum, sehingga memberikan tekanan tersendiri bagi perencanaan keuangan keluarga.

Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan biaya ini terlihat signifikan di berbagai jenjang. Rata-rata biaya pendidikan tingkat SMP meningkat lebih dari 70% dalam periode 2018–2024, sementara jenjang SMA naik lebih dari 50% dan perguruan tinggi mencapai sekitar 19 juta rupiah per tahun pada 2024 . Di sisi lain, inflasi sektor pendidikan tetap terjadi secara konsisten, dengan kenaikan tahunan sekitar 1,8%–1,9% pada 2025 .

Kondisi ini mempertegas bahwa pendidikan bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga komitmen finansial jangka panjang yang perlu dipersiapkan secara matang sejak dini.

Melihat dinamika tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan fasilitas dana fleksibel sebagai solusi pembiayaan yang dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan tanpa mengganggu stabilitas keuangan. Produk ini memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan jaminan BPKB kendaraan. Suku bunga yang ditawarkan mulai dari 0,7% per bulan dengan tenor hingga 4 tahun, serta pencairan hingga 90% dari nilai kendaraan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani,  “Tren kenaikan biaya pendidikan yang terjadi secara konsisten menuntut masyarakat untuk semakin adaptif dalam mengelola keuangan. BRI Finance melihat kebutuhan ini sebagai peluang untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan, mudah diakses, dan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak tanpa mengorbankan tujuan finansialnya.”

Ia menambahkan, kemudahan proses pengajuan yang dapat dilakukan secara digital menjadi nilai tambah bagi nasabah dalam mengakses layanan pembiayaan secara cepat dan praktis.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman pembiayaan yang seamless melalui kanal digital, sehingga masyarakat dapat mengakses solusi keuangan secara lebih efisien, termasuk untuk kebutuhan yang bersifat penting seperti pendidikan,” tambah Dhani.

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance terus mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap layanan yang diberikan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA

28 April 2026 - 20:17 WITA

Bittime Mining Points 2.0 Resmi Berakhir Bittime Raih Antusiasme dan Respon Positif Investor

28 April 2026 - 20:01 WITA

Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime

28 April 2026 - 19:04 WITA

Perkuat Dukungan Infrastruktur Air Krakatau Pipe Resmi Memulai Pengiriman Perdana Proyek Karian

28 April 2026 - 18:20 WITA

Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

28 April 2026 - 17:50 WITA

Bank Neo Commerce Dukung Tren Padel Jakarta lewat The Royals Battle presented by neobank

28 April 2026 - 17:27 WITA

Trending di Bisnis