Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bengkulu Selatan · 25 Apr 2026 09:24 WITA ·

Realisasi Salah Satu Kegiatan Diduga Tanpa Bukti Fisik Pemdes Desa Gelumbang Jadi Sorotan Dinilai Realisasi Tidak Pro Rakyat


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – salah satu realisasi dana desa di desa gelombang di nilai tidak pro rakyat, bagaimana tidak kegiatan yang di realisasikan baru sebatas pembagian BLT-DD dan posyandu namun anggaran pendukungnya sudah di cairkan hingga seratus persen.

Anggaran publikasi untuk 16 kali liputan di habiskan dalam dua kegiatan oleh pemerintah desa Gelumbang menjadi sorotan, hal ini menimbulkan kecurigaan adanya dugaan penyelewengan dana desa di desa Gelumbang.

Mengingat pada tahun sebelumnya desa ini dinyatakan TGR atas pembangunan gedung serbaguna di desanya, maka realisasi peliputan yang di cairkan hingga 100% dinilai ingin menghindar dari pantauan awak media pada realisasi dana desa tahun anggaran 2026 ini

Tim pelaksana kegiatan TPK salah satu kegiatan yang telah di cairkan hingga seratus persen dan diduga tanpa fisik Sirman saat dikonfirmasi di kantor desa Gelumbang memilih kabur meninggalkan awak media, hal itu semakin memperkuat bahwa mereka memang merealisasikan dana desa dengan cara ceroboh tanpa mengikuti acuan ataupun regulasi yang ada.

Inspektur inspektorat kabupaten Bengkulu Selatan Hamdan Sarbaini saat di konfirmasi menegaskan “Saya harapkan agar pemdes dalam merealisasikan dana desa harus sesuai dengan petunjuk, terutama harus pro rakyat, jangan sekali kali fiktif kalau tidak mau kena sanksi hukum”.

Terpisah salah satu penggiat yang juga turut hadir saat melakukan konfirmasi di desa Gelumbang Dinaro menyatakan realisasi dana desa di desa Gelumbang dinilai perlu pengawasan yang ketat, mengingat desa ini pada tahun sebelumnya memang sudah pernah terperiksa pada pembangunan yang menggunakan anggaran dana desa.

Pemerintah desa Gelumbang ini nampaknya tidak jerah dengan adanya mereka di periksa dan di nyatakan TGR pada tahun sebelumnya, bukti pada awal realisasi anggaran tahun 2026 ini pemerintah desa ini sudah kembali melakukan kesalahan yang dinilai fatal dan realisasinya sangat tidak berpihak dengan masyarakat.

“Coba kita bayangkan dan pakai akal sehat, kok bisa bisanya realisasi BLT-DD desa gelombang jauh lebih sedikit penerima KPM dari pada penerima liputan hingga 16 liputan sekali pencairan” ungkap Dinaro.

Kita akan memantau terus setiap realisasi dana desa di desa Gelumbang, hal itu kita anggap perlu melihat pemerintah desa ini dinilai agak arogan dalam merealisasikan dana desa, padahal pemerintah mulai dari pusat hingga kedaerah selalu berupaya agar anggaran di peruntukkan dengan benar dan sesuai tupoksi yang tepat, atas segala upaya tersebut maka terjadi situasi saat ini dengan banyaknya efisiensi anggaran, tutup dinaro. (JN)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Diduga Anggaran Salah Satu Kegiatan Desa Gelumbang Kecamatan Kota Manna Dicairkan Tidak Sesuai Prosedur Saat Di Konfirmasi TPK Kabur

24 April 2026 - 09:45 WITA

Pemerintah Desa Kotabumi Baru Kecamatan Seginim Bagikan Beras Dan Minyak Goreng Terhadap Warganya

19 April 2026 - 20:06 WITA

Penetapan keluarga Penerima Manfaat BLT-DD Desa Kotabumi Baru Kecamatan Seginim TA.2026 

19 April 2026 - 06:47 WITA

Promosi Arung Jeram Di Tempat Wisata Desa Air Tenam Kecamatan Ulu Manna

14 April 2026 - 16:59 WITA

Desa Air Tenam Salah Satu Desa Di Kabupaten Bengkulu Selatan Yang Memiliki Potensi Wisata 

14 April 2026 - 16:40 WITA

Kuasa Hukum YN Mengajak Seluruh Pihak Menghormati Proses Hukum Jangan Sampai Masyarakat Terprovokasi

7 April 2026 - 22:15 WITA

Trending di Bengkulu Selatan