Manado,Sulutnews.com – Michaela Elsiana Paruntu (MEP) terpilih sebagai pimpinan baru atau Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Michaela Elsiana Paruntu terpilih hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulut melalui aklamasi, yang berlangsung di Grand Kawanua Convention Center Kayuwatu, Manado, Sabtu (11/4).
Sebelumnya musda berjalan lamban dan sempat terjadi perdebatan sehingga mewajibkan pemilih melakukan voting (setuju/tidak setuju) atau kuorum suara, namun akhirnya sidang menetapkan aklamasi menjadi legitimasi dari proses pemilihan.
Ketua Pimpinan sidang Hakim Komarudin (Unsur DPP) didampingi dan Sekretaris sidang Raski Mokodompit (unsur DPD I), anggota sidang Edwin Nelwan (unsur DPD II), Herdi Korompot (unsur DPD II) dan Jerry Main (unsur Ormas), selanjutnya menetapkan Michaela Elsiana Paruntu (MEP) sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulut yang baru untuk masa bakti 2026-2031.

Proses penetapan tersebut selanjutnya diikuti dengan pembacaan surat pengesahan dan penetapan hasil Musda XI Golkar Sulut oleh Sekretaris pimpinan sidang Raski Mokodompit.
“Keputusan, mengangkat dan mengesahkan Michaela Elsiana Paruntu atau MEP sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulut masa bakti 2026-2031,” ujar Raski Mokodompit. Selanjutnya dilakukan penyerahan bendera Partai Golkar dari Ketua Partai Golkar yang lama kepada yang baru.
Selain keputusan tersebut, pimpinan sidang juga menetapkan mantan Ketua DPD I Partai Golkar Christiany Eugenia Paruntu (CEP) sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Sulut yang baru.
Michaela Elsiana Paruntu (MEP) merupakan Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golongan Karya Sulawesi Utara. MEP lahir di Nottingham, Inggris pada 1 Oktober 1982 dari ayah Prof Dr Ir Jopie Paruntu Msc dan ibu Jenny Johana Tumbuan.
Lulus bersekolah di SMA Negeri 1 Manado dan meneruskan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ia menjadi seorang dokter disamping aktif dalam kegiatan gereja sebagai Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM.
Mantan NonI Sulut ini menjadi Dosen Fakultas Kedokteran Unsrat, untuk akhirnya ia memilih mengikuti jejak sang kakak Christiany Eugenia Paruntu sebagai politisi Golkar, ia mengikuti ajang Pileg tahun 2024 dan terpilih sebagai anggota DPRD Sulut.
Di kalangan politisi MEP cukup terkenal ia memperoleh suara terbanyak, kemudian menjadi bagian dari kekuatan politik Partai Golkar dalam menentukan kebijakan pembangunan Sulawesi Utara di DPRD Sulut. (Yayuk)






