Bitung, Sulutnews.com – Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Rabu (2/4/2026) pukul 06:48:16 Wita
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera mengeluarkan peringatan dini tsunami (PD-2) menyusul potensi gelombang laut yang dapat terjadi akibat gempa tersebut.
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 1,25 LU dan 126,27 BT atau sekitar 129 kilometer tenggara Kota Bitung, dengan kedalaman 62 kilometer.
BMKG menyampaikan bahwa sejumlah wilayah di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara masuk dalam status “Siaga” dan “Waspada” tsunami berdasarkan hasil pemodelan.
Wilayah dengan status Siaga antara lain Kota Ternate, Halmahera, Kota Tidore, Kota Bitung, Minahasa Bagian Selatan, Minahasa Selatan, serta Minahasa Utara bagian selatan.
Sementara itu, beberapa daerah seperti Kepulauan Sangihe, Minahasa Utara bagian utara, dan Bolaang Mongondow bagian selatan berada pada status Waspada.
BMKG juga merilis estimasi waktu tiba gelombang tsunami di sejumlah wilayah, yang diperkirakan mulai terjadi sejak pukul 05:53 WIB hingga sekitar pukul 07:21 Wita.
Dalam imbauannya, BMKG meminta pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah dengan status Siaga untuk segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.
Sedangkan bagi wilayah dengan status Waspada, masyarakat diimbau menjauhi pantai dan tepian sungai serta tetap waspada terhadap kemungkinan gelombang susulan.
BMKG masih terus memperbarui informasi ini sesuai perkembangan terbaru.
Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan pihak berwenang.
(Tzr)







