Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kotamobagu · 3 Feb 2026 17:54 WITA ·

Wali Kota Kotamobagu Jemput Dukungan Pusat untuk Percepatan Sektor Pariwisata


Wali Kota Kotamobagu Jemput Dukungan Pusat untuk Percepatan Sektor Pariwisata Perbesar

KOTAMOBAGU – Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., menjemput langsung dukungan pemerintah pusat guna mempercepat pengembangan sektor pariwisata di Kota Kotamobagu. Langkah ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kota Kotamobagu menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan baru dan penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan strategis dengan Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Bayu Aji, S.E., M.M., yang berlangsung pada Selasa (03/02/2026) di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata RI, Jakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari strategi besar Pemkot Kotamobagu dalam mengakselerasi pembangunan daerah berbasis potensi lokal.

“Pertemuan ini adalah langkah konkret Pemerintah Kota Kotamobagu untuk mendorong sektor pariwisata agar menjadi penggerak ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sitti Rafiqah Bora.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota dr. Weny Gaib menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi pariwisata secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Menurutnya, Kotamobagu memiliki kekayaan alam dan budaya yang potensial untuk dikembangkan apabila mendapat dukungan kebijakan serta sinergi lintas sektor dari pemerintah pusat.

Salah satu potensi unggulan yang dipaparkan adalah pengembangan destinasi wisata alam Air Terjun Molipungan di Desa Kobo Kecil, Kecamatan Kotamobagu Timur. Destinasi ini didorong untuk menjadi ikon pariwisata Kotamobagu yang mampu menarik kunjungan wisatawan regional hingga nasional.

Selain pengembangan destinasi, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata. Ia menilai, pengelolaan destinasi tanpa SDM yang profesional dan berdaya saing akan menghambat kemajuan sektor pariwisata.

“Peningkatan SDM pariwisata menjadi kunci agar pengelolaan destinasi berjalan profesional, kompetitif, dan berkelanjutan,” tegas Wali Kota.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap dapat terbangun kerja sama yang lebih konkret dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, baik dalam pengembangan destinasi wisata, peningkatan kapasitas SDM, hingga dukungan program nasional di sektor pariwisata.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu, sebagai penegasan bahwa langkah yang diambil Pemkot Kotamobagu merupakan upaya serius untuk membawa sektor pariwisata Kotamobagu naik kelas dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.***

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Kotamobagu Tetapkan Batas Waktu Pelaksanaan Pasar Senggol

9 Maret 2026 - 00:36 WITA

Resmikan Jembatan MOTABI, Kapolres Irwanto Tuai Pujian Warga

5 Maret 2026 - 00:00 WITA

Pemkot Kotamobagu Safari Ramadhan Perdana di Masjid Baitul Makmur

18 Februari 2026 - 21:51 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Trending di Adat Budaya