Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 7 Mar 2026 20:22 WITA ·

Ustad Fardhan Ingatkan Pentingnya Ilmu untuk Hindari Pertikaian


Ustad Fardhan Ingatkan Pentingnya Ilmu untuk Hindari Pertikaian Perbesar

Bitung, Sulutnews.com — Tausiah sore menjelang waktu berbuka puasa kembali mewarnai kegiatan Ramadhan Fest 2026 di pusat Kota Bitung, Sabtu (07/03/2026).

Tausiah tersebut disampaikan oleh Ustad Fardhan Hidayah Hamzah di hadapan masyarakat yang memadati kawasan tersebut sambil menunggu waktu berbuka.

Dalam ceramahnya, Ustad Fardhan mengawali dengan mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa hingga hari ke-17 Ramadhan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang menurutnya menjadi teladan bagi umat manusia dalam membawa ajaran Islam yang penuh kedamaian.

Pada kesempatan itu, Ustad Fardhan turut menyampaikan penghormatan kepada Wali Kota Bitung Hengki Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, serta panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan Ramadhan Fest 2026.

Dalam tausiah tersebut, ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 30 yang menjelaskan tentang penciptaan manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Menurutnya, ayat tersebut mengandung pesan penting tentang tanggung jawab manusia sebagai pemimpin di bumi.

Ia menjelaskan bahwa kekhawatiran malaikat tentang potensi pertumpahan darah di muka bumi terjadi karena manusia sering kali jauh dari ilmu dan pemahaman agama.

“Di muka bumi ini banyak terjadi pertikaian dan pertumpahan darah akibat ketidaktahuan manusia terhadap ilmu agama,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, Allah SWT mengutus para nabi dan rasul sebagai pembimbing umat manusia agar keluar dari kebodohan menuju kehidupan yang lebih baik dengan berlandaskan ilmu dan ajaran agama.

Tausiah tersebut berlangsung di tengah aktivitas warga yang membeli takjil dan para pedagang di kawasan Ramadhan Fest, kemudian di tutup dengan zikir singkat menunggu adzan magrib.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,663 kali

Baca Lainnya

Imigrasi Bitung dan Lapas Bitung Bagikan Takjil kepada Masyarakat di Bulan Ramadhan

6 Maret 2026 - 22:08 WITA

Safari Ramadhan Imigrasi Bitung: Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

6 Maret 2026 - 21:52 WITA

PKRI Kota Bitung Berbagi Takjil di Pusat Kota

6 Maret 2026 - 20:18 WITA

Reklamasi dan Aktivitas Jeti di Perairan Morowali Tidak Miliki PKKPRL

5 Maret 2026 - 19:18 WITA

PELNI Bitung Siap Layani Lonjakan Penumpang Selama Mudik Lebaran

5 Maret 2026 - 18:41 WITA

KH Abdul Rahman Kaluku Serukan Pembaruan Iman

5 Maret 2026 - 00:07 WITA

Trending di Bitung