Bitung, Sulutnews.com– Polres Bitung menggelar kegiatan buka puasa bersama staf, Bhayangkari dan anak yatim di Aula Pinokalan Polres Bitung, Rabu (04/03/2026).
Kegiatan diawali dengan tausiah yang dibawakan oleh Ustad Narto Pakaya sebagai pengantar menjelang waktu berbuka.
Dalam tausiahnya, ia menyampaikan bahwa perbedaan tidak menimbulkan masalah selama tidak menimbulkan perselisihan.
Mengutip sabda Rasulullah, ia mengatakan bahwa perbedaan adalah rahmat jika disikapi dengan bijak.
Menurutnya, perbedaan dalam pelaksanaan awal puasa tidak perlu dipermasalahkan. Ia juga menjelaskan bahwa keharmonisan sering terganggu oleh hawa nafsu.
Namun ia mengingatkan, tujuan puasa bukan untuk menghilangkan hawa nafsu, melainkan untuk mengendalikannya.
Ia menambahkan, ada keinginan dalam diri manusia yang bersifat ingin memimpin dan hal tersebut diperbolehkan selama tidak mengganggu keharmonisan.
Ustad Narto juga mengajak untuk meneladani semangat persatuan pada masa kemerdekaan, ketika masyarakat memiliki visi dan misi yang sama.
Melalui puasa, umat dilatih menjadi pribadi yang ikhlas dan menjaga kedamaian tanpa dusta dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk, itu, ia berharap nilai kedamaian yang disampaikan tidak hanya diucapkan, tetapi diamalkan.
Di Kota Bitung yang terdiri dari berbagai suku, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan yang telah terjalin.
Menurutnya, sikap ikhlas perlu diwariskan kepada generasi muda. Ia menegaskan bahwa mencintai negeri merupakan bagian dari iman, dan puasa mengajarkan umat untuk berbuat dengan keikhlasan.
Di kesempatan yang sama, Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai SIK MH mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program selama bulan suci Ramadan.
Ia menjelaskan, sebelumnya Polres Bitung telah melaksanakan kerja bakti membersihkan rumah ibadah, pembagian takjil, dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
“Pada pelaksanaan kali ini, turut hadir anak-anak dari panti asuhan kurang lebih 25 orang bersama para pengasuhnya, sehingga sekitar 30 orang yang hadir dalam kegiatan buka puasa ini,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur keluarga besar Polres Bitung dalam memaknai Ramadan dengan berbagi bersama anak-anak yatim di Kota Bitung.
Dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan kepada anak-anak panti asuhan.
Lebih lanjut ia mengatakan, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih diri untuk mengendalikan hawa nafsu serta mengontrol diri dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap Ramadan kali ini dapat mempererat tali persaudaraan dan keakraban seluruh personel Polres Bitung, sekaligus menumbuhkan kepedulian untuk berbagi dengan sesama, khususnya anak yatim.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga dan memupuk kebersamaan serta toleransi antar umat beragama di Kota Bitung yang memiliki masyarakat heterogen, dengan jumlah umat Kristen dan Muslim yang hampir berimbang.
“Dengan kebersamaan dan toleransi yang terus dijaga, diharapkan situasi tetap aman dan kondusif sehingga pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadan dapat berjalan dengan baik,” kata Kapolres.
(Tzr)





