Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bengkulu Selatan · 4 Mar 2026 16:30 WITA ·

Gawat Anggaran Pengadaan Sapi BUMDES Tanjung Besar Kecamatan Manna Diduga Dikorupsi


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – dengan adanya efisiensi anggaran pada seluruh anggaran termasuk dana desa, pemerintah menekankan agar realisasi dana desa dapat di lakukan dengan efisien dan efektif serta bermanfaat bagi masyarakat.

BUMDES desa tanjung besar kecamatan Manna diduga tidak mengindahkan arahan pemerintah dalam merealisasikan anggaran yang di terima dari pemerintah desa tanjung besar, hal ini jelas terlihat dengan adanya BUMDES realisasikan pengadaan sapi tahun anggaran 2025.

Diketahui BUMDES desa tanjung besar anggarkan pengadaan sapi senilai 131jt rupiah yang mana anggaran tersebut di belanjakan untuk pembelian 8 ekor sapi dengan harga 12jt per ekor.

Anggaran yang tersedia dengan jelas  tidak sesuai dengan apa yang di realisasikan, anggaran pengadaan sapi ini diduga raib hingga 35jt. Disamping itu juga harga 8 ekor sapi diduga mark-up karena harga satuan 12jt per ekornya jauh lebih tinggi dengan harga di pasaran.

Ketua BUMDES desa tanjung besar Manto saat di konfirmasi membenarkan bahwa pengadaan ternak sapi sudah 100% di laksanakan, dirinya menyatakan bahwa pengadaan tersebut tinggal pemeriksaan kesehatan sapi hari ini, dirinya juga menyatakan bahwa harga sapi per ekornya belum di tentukan.

“Masalah sisa anggaran itu kita sisahkan untuk persiapan pajak, yang lainnya akan digunakan untuk, kopi rapat dan segalanya, sisa anggaran itu masih ada dalam rekening” ujar Manto selaku ketua BUMDES.

Sementara itu Diki salah satu yang menyuport sapi BUMDES Tanjung besar yang juga warga setempat menjelaskan dengan media ini bahwa tadinya beliau di perintahkan untuk mengadakan tiga ekor sapi, namun seiring berjalannya waktu beliau hanya di kasih jatah satu ekor sapi yang mana dibayarkan oleh pihak pengadaan sebagai mitra BUMDES seharga 10jt rupiah.

Diki juga menjelaskan bahwa harga sapi tersebut sempat di ceritakan oleh ketua BUMDES dengan beliau seharga 12jt per ekor, namun ketua BUMDES juga menjelaskan bahwa nanti kemungkinan harga per ekornya bisa berbeda mulai dari 10jt hingga 13jt, akan tetapi Diki juga menyatakan bahwa dari 8 ekor sapi tersebut tidak ada yang layak seharga 13jt.

Diki dengan tegas membantah pernyataan ketua BUMDES Tanjung besar yang menyatakan bahwa sapi yang di adakan belum ditentukan harganya, “saya saja masukkan satu ekor sapi sudah di bayar senilai 10jt rupiah, sangat tidak mungkin yang lain belum di bayarkan” ujarnya.

Masih Diki, dirinya juga sempat mempertanyakan sisa anggaran yang di perhitungkan masih lumayan besar, dan sudah ditanyakan langsung pihak BUMDES menjawab dana tersebut untuk persiapan pajak, dan untuk pemberian dengan yang lainnya.

Diki salah satu warga desa tanjung besar yang sempat juga di tawarkan untuk mengisi 3 ekor sapi menjelaskan dengan media ini bahwa anggaran pengadaan sapi tersebut sudah pasti merugikan keuangan desa tanjung besar, sebab harga satuan yang sangat jauh dengan harga pasaran menjadi poin penting untuk meng audit dana BUMDES Tanjung besar.

Lebih lanjut Diki menjelaskan anggaran yang tersedia dengan realisasi itu selisih 35jt, oleh pihak pengadaan menyatakan dana tersebut untuk persiapan pajak, sementara sepengetahuan saya pajak tidak ada untuk pengadaan sapi, dan kalaupun ada tidak mungkin di sisahkan hingga 35jt rupiah, belum lagi harga per ekornya kalo dibandingkan dengan besar sapi yang ada saat ini.

Hingga berita ini di terbitkan konfirmasi dengan pihak berkompeten lainnya masih sedang di upayakan. (JN)

Artikel ini telah dibaca 1,224 kali

Baca Lainnya

Diduga Akibat Tidak Efisien Dan Efektif Anggaran Dana Desa Keban Jati Ulu Manna Masuk BUMDES Diisukan Bendahara Mundur

1 Maret 2026 - 11:00 WITA

Anggaran Desa Padang Nibung Amburadul BPD Dinilai Berdalih Masih Sibuk Upahan Ada Apa Dengan BPD Setempat

28 Februari 2026 - 13:26 WITA

Kinerja BPD Desa Padang Nibung Dipertanyakan Plt Ketua BPD Desa Padang Nibung Dinilai Gila Jabatan

28 Februari 2026 - 09:44 WITA

Dinilai Sekdes Dan Kades Otak Amburadulnya Anggaran Desa Padang Nibung Segera Dilaporkan

28 Februari 2026 - 09:25 WITA

Pergantian Camat Pinoraya Ucapkan Trimakasih Terhadap Camat Lama Dan Selamat Bertugas Camat Baru

27 Februari 2026 - 16:48 WITA

Perlu Diaudit Realisasi Dana Desanya! Diduga Sekdes Dan Kepala Desa Padang Nibung Otak Dari Semua Amburadulnya Anggaran Dana Desa

26 Februari 2026 - 12:37 WITA

Trending di Bengkulu Selatan