Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Jakarta · 9 Feb 2026 22:49 WITA ·

Sikapi Penghentian BPJS PBI, Felly Runtuwene : Kami Akan Panggil Hearing Kementrian Kesehatan, Kementrian Sosial, BPJS dan Mendagri


Sikapi Penghentian BPJS PBI, Felly Runtuwene : Kami Akan Panggil Hearing Kementrian Kesehatan, Kementrian Sosial, BPJS dan Mendagri Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Gelombang perubahan status kepesertaan BPJS PBI di awal tahun 2026, dimana masyarakat mendapati kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mereka tiba-tiba tidak bisa digunakan saat berobat, dipertanyakan oleh Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Runtuwene. Kepada wartawan, Senin (09/2/2026), Felly menyatakan Komisi IX DPR RI punya sikap akan berkoordinasi dengan komisi VIII memanggil hearing mitra kerjanya yakni Kementrian Sosial, BPS dan Mendagri untuk membicarakan apa yang sebenarnya terjadi

“ DPR telah menandatangani tambahan anggaran Rp 10 Triliun dari Rp 46 Triliun untuk PBI dan selisih iuran dari tahun 2025, dan ketika tiba tiba seperti ini ada apa dengan mentri kesehatan,” ungkap Felly.

Terkait data masyarakat miskin, Srikandi Partai Nasdem ini mengatakan akan memanggil Kementrian Sosial untuk menjelaskan kenapa tiba tiba masyarakat tidak bisa menggunakan kartu JKN mereka.Ini ada apa.” Sebagaimana yang disampaikan Pak Presiden bahwa bagi masyarakat miskin yang tindak sanggup membayar akan dimasukan sebagai penerima bantuan iyuran dan anggaranya sudah disiapkan, makanya kami kaget dengan perubahan status kepesertaan BPJS PBI. kami akan berkoorsinasi dengan komisi VIII. Yang pasti DPR-RI akan mempertanyakan masalah ini karena BPJS PBI sangat dibutuhkan masyarakat miskin,”tegas Felly.

Sekali lagi, kami akan membela kepentingan rakyat lecil, sambil mengingatkan kepada seluruh Rumah sakit agar tetap melayani pasien yang BPJS PBI yang sempat dinonaktifkan. (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,229 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BPS: Juli 2026 Sulut Alami Deflasi, Ekspor Melesat, Pariwisata dan Transportasi Tumbuh Positif

3 Agustus 2026 - 22:03 WITA

Anggota DPRD Sulut Royke Roring Menggelar Reses Bersama Masyarakat Ranomut Kota Manado

3 Agustus 2026 - 20:50 WITA

Anggota DPRD Sulut Piere Makisanti Menggelar Reses Bersama Warga Rumoong Kecamatan Tondano Barat

3 Agustus 2026 - 20:23 WITA

Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter Gelar Reses Bersama Masyarakat Kelurahan Karame Kota Manado

3 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Pertamina Foundation Bekali Lebih dari 500 Calon Awardee Beasiswa Sobat Bumi Hadapi Tahap Wawancara

3 Agustus 2026 - 17:04 WITA

Inggrid Sondakh Reses Bersama Warga Kalasey, ODGJ dan Jalan Paving Butuh Perhatian Pemerintahn

3 Agustus 2026 - 05:40 WITA

Trending di Manado