Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 9 Jan 2026 17:24 WITA ·

Proyek Irigasi Air Tanam Dalam Kabupaten Rote Ndao dengan Anggaran Rp1,043,064,742 dari DAU Dinilai Kerja Asal-Asal


Proyek Irigasi Air Tanam Dalam Kabupaten Rote Ndao dengan Anggaran Rp1,043,064,742 dari DAU Dinilai Kerja Asal-Asal Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com — Proyek pembangunan irigasi air tanam dalam di Kabupaten Rote Ndao yang dikerjakan oleh CV. Putra Gama Konstruksi dengan anggaran mencapai Rp1.043.064.742 (satu miliar empat puluh tiga juta enam puluh empat ribu tujuh ratus empat puluh dua rupiah) yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

Berdasarkan sumber yang tidak dapat diungkapkan hari ini Jumat 9 Januari 2026 Berdasarkan informasi, terdapat beberapa poin kekurangan yang menjadi perhatian dari pihak yang memantau pelaksanaan proyek.

Beberapa komponen penting yang seharusnya terpasang dalam proyek ini hingga saat ini belum dilaksanakan, antara lain meter listrik. Selain itu, bagian sumur bor, pompa, dan bak penampung juga dinilai tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan dalam RAB. Tak hanya itu, sebanyak 6 buah bak pembagi yang menjadi bagian dari rancangan proyek belum terpasang apa-apa, sementara bagian yang sudah dibuat juga dinilai kerja asal-asal—ketika penutup bak pembagi diangkat, langsung hancur dan berantakan.

Bukti lain yang disebutkan adalah terkait penggunaan material pasir. Sebelumnya direncanakan akan menggunakan pasir yang bermutu sesuai perhitungan dan diukur sesuai standar per “red” (satuan volume pasir). Namun dalam pengamatan, kontraktor CV. Putra Gama Konstruksi menggunakan pasir biasa yang tidak diukur sesuai standar, dengan jumlah yang jauh lebih banyak dari yang seharusnya. Hal ini diduga menyebabkan kualitas konstruksi menurun bahkan hingga mengalami kerusakan dan hancur.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,245 kali

Baca Lainnya

Setiap Rupiah Di Perjuangkan Dana 1,676 Triliun Untuk Kesejahteraan Warga Masyarakat Rote.

2 Juli 2026 - 10:45 WITA

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Trending di Internasional