Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sitaro · 22 Des 2025 08:34 WITA ·

Mengenal Sosok AKP Sirjon Tarigan, Kabag SDM yang Bertugas di Ujung Kepulauan


Mengenal Sosok AKP Sirjon Tarigan, Kabag SDM yang Bertugas di Ujung Kepulauan Perbesar

Kabag SDM Polres Sitaro, AKP Sirjon Tarigan

 

Sitaro.sulutnews.com — Di gugusan pulau di utara Sulawesi, tempat laut sering menjadi batas sekaligus penghubung, kerja kepolisian berlangsung dalam ritme yang tidak selalu ramah. Cuaca berubah cepat, jarak antarpulau memanjang, dan keterbatasan personel menjadi bagian dari keseharian.

 

Dalam ruang seperti inilah AKP Sirjon Tarigan menjalani perannya sebagai Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

 

Bagi Sirjon, pengelolaan sumber daya manusia di wilayah kepulauan bukan sekadar urusan administrasi. Ia bersentuhan langsung dengan kondisi fisik dan psikologis anggota yang bertugas jauh dari keluarga, berpindah dari satu pulau ke pulau lain, dan bekerja dalam keterbatasan sarana. Dalam konteks itu, setiap keputusan SDM tak bisa dilepaskan dari realitas geografis dan kemanusiaan.

 

“Seragam membuat kita tampak sama, tapi beban yang dipikul setiap anggota tidak pernah benar-benar sama, tugas saya adalah menjamin perbedaan itu tidak diabaikan.” kata Sirjon.

 

Pendekatan tersebut berangkat dari perjalanan panjangnya di tubuh Polri. Sirjon memulai karier dari bintara, berpindah satuan dan jabatan di berbagai wilayah Polda. Ia mengalami langsung dinamika lapangan, dari tekanan kerja hingga keterbatasan fasilitas. Ingatan tentang fase itu membentuk cara pandangnya terhadap organisasi.

 

“Saya pernah berada di posisi menerima perintah tanpa banyak ruang menjelaskan kondisi. Dari situ saya belajar, kepemimpinan yang baik harus memberi ruang untuk didengar,” ujarnya.

 

Sebelum bertugas di Sitaro, lintasan kariernya melintasi berbagai bidang. Ia pernah menjabat sebagai Kasi TIK Polres Minahasa Utara (2016–2019), mengelola sistem dan data yang menuntut ketelitian tinggi. Pada 2019–2021, ia bertugas sebagai KBO Resnarkoba Polres Minut, berhadapan dengan persoalan narkotika yang kompleks dan penuh tekanan. Tahun 2024, Sirjon berada di Bag Ops Polres Minut sebagai Kasubbag Dalops, mengoordinasikan operasi dan kesiapan personel.

 

Semua pengalaman itu kini bertemu di Sitaro. Sebagai Kabag SDM, Sirjon memilih bekerja dengan pendekatan yang tenang. Ia tidak tergesa menjatuhkan sanksi, melainkan membaca situasi dan mengedepankan pembinaan. Baginya, organisasi akan rapuh jika kelelahan dianggap biasa dan manusia diperlakukan semata sebagai angka.

 

“Ketika anggota hanya dilihat sebagai data, maka kita sedang kehilangan inti dari pelayanan itu katanya,” katanya.

 

Di internal Polres, Sirjon dikenal jarang tampil ke depan. Ia bekerja dalam diam, melakukan evaluasi seperlunya, dan menjalankan pembinaan secara bertahap. Disiplin tetap ditegakkan, namun tanpa suara tinggi. Pendekatan ini membuatnya dekat dengan persoalan riil anggota, mulai dari kelelahan akibat penugasan berlapis hingga persoalan keluarga yang kerap terbawa ke ruang kerja.

 

“Tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan hukuman. Ada kalanya anggota hanya butuh dipahami agar bisa kembali berdiri tegak,” ucapnya.

 

Di luar kedinasan, kehidupan Sirjon juga bersentuhan dengan dunia yang sama. Ia menikah dengan Murita Tampubolan dan dikaruniai dua anak yang memilih jalan sebagai anggota Polri. Brigadir Anastasya B. Tarigan bertugas di Bag Ops Polres Minahasa Utara, sementara Bripda Daud Tarigan berdinas di Sat Intelkam Polres Bolaang Mongondow.

 

“Sebagai orang tua dan anggota Polri, saya sering mengingatkan diri sendiri bahwa apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi pelajaran bagi anak-anak kita esok hari,” katanya.

 

Di ujung kepulauan yang jauh dari pusat perhatian, AKP Sirjon Tarigan menjaga keseimbangan antara aturan dan empati. Kerja sunyi itu jarang terdengar, tetapi menentukan. Ia memastikan bahwa di tengah sistem yang terus bergerak, manusia yang menjalankan tugas kepolisian tetap memiliki ruang untuk dipahami dan dibina.

 

“Sukses bagi saya bukan soal jabatan, tapi ketika anggota bisa menjalankan tugas dengan martabat dan pulang ke keluarganya dengan utuh,” tuturnya.

 

Prinsip itu ia pegang dalam mottonya:

“Disiplin, semangat, dan loyalitas adalah gerbang menuju kesuksesan.”

Artikel ini telah dibaca 1,225 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komisi II DPRD Sitaro Desak Perhatian Pemprov Sulut, Jalan Ulu–Ondong Terancam Putus Permanen

27 Februari 2026 - 14:09 WITA

Pengelola SPPG Sitaro Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan, Satgas MBG Tekankan Standar Keamanan Pangan

21 Februari 2026 - 10:07 WITA

Dua Kepala SKPD Sitaro Tuai Apresiasi DPRD, Rogoh Dana Pribadi Demi Pedagang Pasar 66 Tagulandang

19 Februari 2026 - 19:09 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Trending di Adat Budaya