Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 22 Des 2025 08:34 WITA ·

Mengenal Sosok AKP Sirjon Tarigan, Kabag SDM yang Bertugas di Ujung Kepulauan


Mengenal Sosok AKP Sirjon Tarigan, Kabag SDM yang Bertugas di Ujung Kepulauan Perbesar

Kabag SDM Polres Sitaro, AKP Sirjon Tarigan

 

Sitaro.sulutnews.com — Di gugusan pulau di utara Sulawesi, tempat laut sering menjadi batas sekaligus penghubung, kerja kepolisian berlangsung dalam ritme yang tidak selalu ramah. Cuaca berubah cepat, jarak antarpulau memanjang, dan keterbatasan personel menjadi bagian dari keseharian.

 

Dalam ruang seperti inilah AKP Sirjon Tarigan menjalani perannya sebagai Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

 

Bagi Sirjon, pengelolaan sumber daya manusia di wilayah kepulauan bukan sekadar urusan administrasi. Ia bersentuhan langsung dengan kondisi fisik dan psikologis anggota yang bertugas jauh dari keluarga, berpindah dari satu pulau ke pulau lain, dan bekerja dalam keterbatasan sarana. Dalam konteks itu, setiap keputusan SDM tak bisa dilepaskan dari realitas geografis dan kemanusiaan.

 

“Seragam membuat kita tampak sama, tapi beban yang dipikul setiap anggota tidak pernah benar-benar sama, tugas saya adalah menjamin perbedaan itu tidak diabaikan.” kata Sirjon.

 

Pendekatan tersebut berangkat dari perjalanan panjangnya di tubuh Polri. Sirjon memulai karier dari bintara, berpindah satuan dan jabatan di berbagai wilayah Polda. Ia mengalami langsung dinamika lapangan, dari tekanan kerja hingga keterbatasan fasilitas. Ingatan tentang fase itu membentuk cara pandangnya terhadap organisasi.

 

“Saya pernah berada di posisi menerima perintah tanpa banyak ruang menjelaskan kondisi. Dari situ saya belajar, kepemimpinan yang baik harus memberi ruang untuk didengar,” ujarnya.

 

Sebelum bertugas di Sitaro, lintasan kariernya melintasi berbagai bidang. Ia pernah menjabat sebagai Kasi TIK Polres Minahasa Utara (2016–2019), mengelola sistem dan data yang menuntut ketelitian tinggi. Pada 2019–2021, ia bertugas sebagai KBO Resnarkoba Polres Minut, berhadapan dengan persoalan narkotika yang kompleks dan penuh tekanan. Tahun 2024, Sirjon berada di Bag Ops Polres Minut sebagai Kasubbag Dalops, mengoordinasikan operasi dan kesiapan personel.

 

Semua pengalaman itu kini bertemu di Sitaro. Sebagai Kabag SDM, Sirjon memilih bekerja dengan pendekatan yang tenang. Ia tidak tergesa menjatuhkan sanksi, melainkan membaca situasi dan mengedepankan pembinaan. Baginya, organisasi akan rapuh jika kelelahan dianggap biasa dan manusia diperlakukan semata sebagai angka.

 

“Ketika anggota hanya dilihat sebagai data, maka kita sedang kehilangan inti dari pelayanan itu katanya,” katanya.

 

Di internal Polres, Sirjon dikenal jarang tampil ke depan. Ia bekerja dalam diam, melakukan evaluasi seperlunya, dan menjalankan pembinaan secara bertahap. Disiplin tetap ditegakkan, namun tanpa suara tinggi. Pendekatan ini membuatnya dekat dengan persoalan riil anggota, mulai dari kelelahan akibat penugasan berlapis hingga persoalan keluarga yang kerap terbawa ke ruang kerja.

 

“Tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan hukuman. Ada kalanya anggota hanya butuh dipahami agar bisa kembali berdiri tegak,” ucapnya.

 

Di luar kedinasan, kehidupan Sirjon juga bersentuhan dengan dunia yang sama. Ia menikah dengan Murita Tampubolan dan dikaruniai dua anak yang memilih jalan sebagai anggota Polri. Brigadir Anastasya B. Tarigan bertugas di Bag Ops Polres Minahasa Utara, sementara Bripda Daud Tarigan berdinas di Sat Intelkam Polres Bolaang Mongondow.

 

“Sebagai orang tua dan anggota Polri, saya sering mengingatkan diri sendiri bahwa apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi pelajaran bagi anak-anak kita esok hari,” katanya.

 

Di ujung kepulauan yang jauh dari pusat perhatian, AKP Sirjon Tarigan menjaga keseimbangan antara aturan dan empati. Kerja sunyi itu jarang terdengar, tetapi menentukan. Ia memastikan bahwa di tengah sistem yang terus bergerak, manusia yang menjalankan tugas kepolisian tetap memiliki ruang untuk dipahami dan dibina.

 

“Sukses bagi saya bukan soal jabatan, tapi ketika anggota bisa menjalankan tugas dengan martabat dan pulang ke keluarganya dengan utuh,” tuturnya.

 

Prinsip itu ia pegang dalam mottonya:

“Disiplin, semangat, dan loyalitas adalah gerbang menuju kesuksesan.”

Artikel ini telah dibaca 1,232 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Sitaro Tegaskan Sinergi dengan Polri pada Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 13:02 WITA

Di Tengah Jejak Bencana, Polres Sitaro Gelar Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 12:42 WITA

Plt. Bupati Sitaro dan Kajari Serahkan Bantuan Logistik bagi Korban Bencana Hidrometeorologi

29 Juni 2026 - 13:02 WITA

Plt. Bupati Heronimus Makainas Hadiri HUT ke-168 GMIST Imanuel Kelling Balehumara, Ajak Jemaat Perkuat Persatuan dan Iman

25 Juni 2026 - 15:20 WITA

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Siau Timur

20 Juni 2026 - 19:24 WITA

Plt Bupati Sitaro Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

16 Juni 2026 - 17:02 WITA

Trending di Sitaro